
China akan percepat pembangunan sistem pemantauan lingkungan hidup modern

Li Yang (depan) memeriksa pertumbuhan tanaman air di Danau Datong di Yiyang, Provinsi Hunan, China tengah, pada 11 April 2024. (Xinhua/Chen Zhenhai)
Pembangunan sistem pemantauan lingkungan hidup modern diharapkan rampung pada 2035, membawa kemampuan China dalam bidang ini ke level yang lebih maju secara global.
Beijing, China (Xinhua) – China menguraikan langkah-langkah untuk mempercepat pembangunan sistem pemantauan lingkungan hidup modern, menurut Kementerian Ekologi dan Lingkungan China.Pei Xiaofei, juru bicara kementerian tersebut, mengatakan China telah membangun sistem jaringan pemantauan lingkungan hidup terbesar dan paling komprehensif di dunia.Saat ini, jumlah lokasi yang dipantau langsung oleh negara itu mencapai 33.000, dengan peningkatan yang signifikan dalam kualitas dan efisiensi pemantauan, kecanggihan teknologi, dan pengawasan regulasi, imbuh Pei.
Foto yang diabadikan pada 12 September 2023 ini menunjukkan kawanan keledai liar Tibet di Cagar Alam Nasional Pegunungan Altun di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. Terletak di ketinggian rata-rata 4.580 meter, Cagar Alam Nasional Pegunungan Altun meliputi area seluas 45.000 kilometer persegi dan merepresentasikan ekosistem gurun dataran tinggi di China. (Xinhua/Shang Peng)
Foto dari udara yang diabadikan pada 18 Oktober 2023 ini menunjukkan kawanan antelop Tibet mencari makan di Cagar Alam Nasional Pegunungan Altun di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. Dengan rata-rata ketinggian 4.580 meter, Cagar Alam Nasional Pegunungan Altun mencakup area seluas 45.000 kilometer persegi. Cagar alam ini merupakan representasi ekosistem gurun dataran tinggi di China dan rumah bagi berbagai macam hewan langka. (Xinhua/Li Xiang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Keanekaragaman hayati di Beijing berkembang berkat peningkatan perlindungan margasatwa
Indonesia
•
07 Sep 2023

Ilmuwan China atasi polusi cahaya perkotaan dengan satelit SDGSAT-1
Indonesia
•
15 Feb 2024

Penelitian: Kaki bercuping belalang anggrek berfungsi untuk meluncur
Indonesia
•
02 Dec 2023

Peneliti Indonesia kembangkan senyawa radioprotektif berbahan alami untuk terapi kanker
Indonesia
•
17 Jul 2024


Berita Terbaru

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi: Tinggal di lingkungan yang banyak pohon bantu turunkan risiko depresi pada lansia
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ilmuwan temukan cara baru bakteri cepat kebal terhadap antibiotik, buka peluang pengobatan lebih efektif
Indonesia
•
28 Jul 2026
