Pembangunan kawasan industri robotika di Beijing utara dimulai

Seorang peneliti menyetel robot humanoid di laboratorium kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada 31 Januari 2024. Robot humanoid "Q Family", yang dikembangkan oleh tim peneliti dari Institut Automasi di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), baru-baru ini melakukan debut publik di Beijing. (Xinhua/Chen Yehua)
Pembangunan kawasan industri robotika seluas 56.000 meter persegi, di Kota Sains Masa Depan yang terletak di Distrik Changping, Beijing utara, rencananya akan rampung pada paruh pertama 2026 dan akan berfungsi sebagai pabrik standar untuk berbagai perusahaan.
Beijing, China (Xinhua) – Beijing telah memulai pembangunan kawasan industri robotika di Kota Sains Masa Depan yang terletak di Distrik Changping, Beijing utara.Pada 2023, pemerintah Kota Beijing mengumumkan rencana untuk membangun "kawasan industri robot kembar", dengan kawasan industri robot kedua akan berlokasi di Yizhuang, Beijing selatan.Kawasan industri di bagian utara kota tersebut akan berfokus pada pembangunan platform layanan publik dan mempromosikan perusahaan inovasi robotika untuk mendukung pengembangan industri terkait di Beijing, menurut pemerintah Distrik Changping.
Sejumlah peneliti mengatur posisi robot humanoid di sebuah laboratorium kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada 31 Januari 2024. Robot humanoid 'Q Family' yang dikembangkan oleh tim peneliti Institute of Automation, Akademi Ilmu Pengetahuan China, baru-baru ini melakukan debut publik di Beijing. Dipimpin oleh Qiao Hong, seorang akademisi Akademi Ilmu Pengetahuan China dan direktur laboratorium utama sistem kecerdasan buatan multimodal, tim peneliti tersebut membangun 'pabrik besar' untuk desain dan perakitan robot humanoid. Beberapa prototipe robot humanoid 'Q Family' telah memperoleh verifikasi teknis awal. (Xinhua/Chen Yehua)
Robot humanoid tampil dalam Konferensi Robot Dunia (World Robot Conference) 2023 di Beijing, ibu kota China, pada 16 Agustus 2023. (Xinhua/Ren Chao)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Gletser Himalaya mencair cepat, ancam pasokan air jutaan orang di Asia
Indonesia
•
27 Dec 2021

Penelitian ungkap kontributor utama kematian terkait polusi udara di Eropa
Indonesia
•
05 Jul 2023

Layanan pengamatan meteorologi China mulai gunakan satelit cuaca komersial kecil pertamanya
Indonesia
•
04 Jan 2025

China gunakan ‘drone’ besar untuk penyemaian awan di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet
Indonesia
•
03 Oct 2022
Berita Terbaru

Kesendirian berlebihan bisa picu gangguan kecemasan
Indonesia
•
04 Feb 2026

Studi ungkap Jupiter ternyata lebih kecil dan lebih pipih dari perkiraan sebelumnya
Indonesia
•
03 Feb 2026

Pankreas buatan bantu pengidap diabetes akhiri injeksi insulin harian
Indonesia
•
03 Feb 2026

Vaksin personalisasi pertama di dunia untuk kanker otak anak yang mematikan dalam tahap uji klinis
Indonesia
•
03 Feb 2026
