
Studi sebut efektivitas vaksin COVID-19 terhadap Omicron turun signifikan usai enam bulan

Orang-orang mengantre untuk memasuki lokasi pengujian dan vaksinasi COVID-19 di dekat Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 7 Desember 2021. (Xinhua/Wang Ying)
Efektivitas vaksin COVID-19 terhadap Omicron berkurang dengan cepat seiring berjalannya waktu, mencapai kurang dari 30 persen pada sembilan bulan sejak penyuntikan dosis penguat (booster).
Los Angeles, AS (Xinhua) – Efektivitas vaksin COVID-19 terhadap Omicron berkurang dengan cepat seiring berjalannya waktu, menurut sebuah analisis terbaru.Tinjauan sistematis dan meta-analisis data sekunder dari 40 studi menemukan bahwa perkiraan efektivitas vaksin terhadap infeksi Omicron baik yang dikonfirmasi laboratorium maupun penyakit simtomatik lebih rendah dari 20 persen pada enam bulan sejak penyuntikan seri primer.Efektivitas vaksin mencapai kurang dari 30 persen pada sembilan bulan sejak penyuntikan dosis penguat (booster), menurut studi yang dipublikasikan pada Rabu (3/5) di jurnal JAMA Network Open.Dibandingkan dengan varian Delta, penurunan proteksi yang lebih signifikan dan cepat dapat ditemukan pada efektivitas vaksin melawan varian Omicron.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Peringati satu tahun gempa, Turkiye pertimbangkan langkah antisipasi gempa
Indonesia
•
07 Feb 2024

Roket komersial China luncurkan 4 satelit dari laut
Indonesia
•
07 Sep 2023

AS luncurkan uji klinis obat oral pada manusia untuk hilangkan kontaminasi radioaktif
Indonesia
•
16 May 2023

Penelitian: Vaksin baru berikan perlindungan ganda terhadap SARS-CoV-2
Indonesia
•
07 Mar 2022


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
