
Ahli iklim Spanyol sebut pemanasan global dapat tingkatkan potensi terjadinya badai intens

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 2 November 2024 ini menunjukkan pemandangan area yang terdampak banjir di Utiel, Spanyol. (Xinhua/Meng Dingbo)
Pemanasan global dapat meningkatkan potensi terjadinya badai yang "sangat intens dan berbahaya" seperti badai yang baru-baru ini melanda Spanyol bagian timur dan tenggara.
Barcelona, Spanyol (Xinhua/Indonesia Window) – Pemanasan global dapat meningkatkan potensi terjadinya badai yang "sangat intens dan berbahaya" seperti badai yang baru-baru ini melanda Spanyol bagian timur dan tenggara, demikian seorang ahli iklim Spanyol memperingatkan pada Senin (4/11)."Fenomena ini selalu ada, tetapi dengan adanya pemanasan global, peningkatan kuantitas uap air yang mengalami evaporasi dari Mediterania dapat menyebabkan peristiwa-peristiwa yang sangat intens dan berbahaya di masa mendatang," ujar Javier Martin-Vide, seorang ahli iklim sekaligus profesor geografi fisik di Universitas Barcelona.Banjir dahsyat baru-baru ini di daerah Valencia, Castilla-La Mancha, dan Andalusia, yang dipicu oleh fenomena badai yang dikenal sebagai Depresi Terisolasi pada Level Tinggi (DANA) telah merenggut nyawa lebih dari 200 orang, dengan ratusan lainnya masih berstatus hilang."Badai-badai DANA tidak seperti topan atau hurikan, yang memiliki lintasan yang dapat diprediksi," papar Martin-Vide, seraya menyatakan bahwa badai DANA memiliki tingkat ketidakpastian atau ketidakteraturan terkait di mana badai itu akan menerjang dengan intensitas maksimum.
Foto ini menunjukkan mobil-mobil yang terdampak banjir di sepanjang rel kereta di Valencia, Spanyol, pada 3 November 2024. (Xinhua/Meng Dingbo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ketinggian air di danau air tawar terbesar kedua China terus menurun
Indonesia
•
02 Aug 2023

China tambah 2 ‘geopark’ global UNESCO baru
Indonesia
•
16 Apr 2026

Situs peninggalan Dinasti Xia ditemukan di China utara
Indonesia
•
09 Mar 2023

Ilmuwan China temukan bahan kimia untuk perangi ‘superbug’
Indonesia
•
24 Dec 2021


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
