
Pekerja rumah tangga migran di Qatar alami eksploitasi dan kekerasan

Ilustrasi. Sebelum 2018, pekerja rumah tangga tidak memiliki akses ke mekanisme keluhan, tetapi ketika Qatar mendirikan Komite untuk Penyelesaian Perselisihan Tenaga Kerja, mereka akhirnya diizinkan untuk menyampaikan keluhan kepada pengadilan ini. Namun, prosesnya tetap tertunda dan terbentur masalah lainnya. (Melanie Wasser on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China desak AS bereskan kerusakan hubungan bilateral akibat penyalahgunaan kekuatan
Indonesia
•
23 Feb 2023

Klaim asuransi kapal naik karena Laut Hitam jadi area berisiko tinggi
Indonesia
•
10 May 2022

COVID-19 – Negara teluk dirikan pusat bersama perangi pandemik
Indonesia
•
08 Jan 2021

Otoritas Gaza: Dua pejabat keamanan Hamas tewas akibat serangan udara Israel
Indonesia
•
27 Jul 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
