
Pekerja rumah tangga migran di Qatar alami eksploitasi dan kekerasan

Ilustrasi. Sebelum 2018, pekerja rumah tangga tidak memiliki akses ke mekanisme keluhan, tetapi ketika Qatar mendirikan Komite untuk Penyelesaian Perselisihan Tenaga Kerja, mereka akhirnya diizinkan untuk menyampaikan keluhan kepada pengadilan ini. Namun, prosesnya tetap tertunda dan terbentur masalah lainnya. (Melanie Wasser on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Mirip pasal 5 NATO, Turkiye tegaskan Aliansi Pertahanan Makkah tak menargetkan Iran
Indonesia
•
09 Aug 2026

Presiden Mesir tolak pemindahan paksa warga Palestina ke Sinai
Indonesia
•
30 Apr 2024

Iran klaim tutup Selat Hormuz, AS tegaskan kapal tetap melintas tanpa tarif selama gencatan senjata
Indonesia
•
21 Jun 2026

APEC luncurkan Visi Putrajaya 2040
Indonesia
•
21 Nov 2020


Berita Terbaru

Serangan di bandara Riyadh tewaskan 12 orang dan lukai 309 lainnya saat Houthi-Arab Saudi saling serang
Indonesia
•
11 Oct 2026

Telaah – Tiga tahun berlalu: Gaza hancur, 74.000 lebih tewas, mengapa perdamaian masih jauh?
Indonesia
•
08 Oct 2026

3 tahun berlalu, Israel masih memburu pelaku 7 Oktober: 2.000 orang disebut masih hidup
Indonesia
•
07 Oct 2026

Dari warisan apartheid hingga politik ras, ini sumber ketegangan AS–Afsel
Indonesia
•
07 Oct 2026
