
Patung Dewi Athena berusia 2.000 tahun ditemukan di Laodikeia, Turkiye barat daya

Gambar ini menampilkan 'Serambi Para Perawan' (The Porch of the Maidens) di kuil Erechtheion yang terletak di Akropolis di Athena, Yunani. (Valentin Karisch on Unsplash)
Laodikeia, yang termasuk dalam Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO, merupakan salah satu pusat perdagangan dan keuangan terpenting pada periode Helenistik dan Romawi.
Istanbul, Turkiye (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah patung Dewi Athena setinggi 2 meter yang terbuat dari marmer putih dan diperkirakan berasal dari masa kejayaan Kekaisaran Romawi 2.000 tahun silam ditemukan di kota kuno Laodikeia, Turkiye barat daya, menurut otoritas setempat pada Kamis (23/4).
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turkiye Mehmet Nuri Ersoy mengungkapkan dalam unggahan di platform media sosial X bahwa patung tersebut ditemukan dalam penggalian di bangunan panggung Teater Barat di kota kuno Laodikeia, Provinsi Denizli. Karya agung ini dianggap sebagai contoh penting dari gaya klasik periode Augustus.
Menurut Ersoy, teater tersebut, yang berfungsi sebagai panggung untuk pertunjukan epik Homer, merupakan pusat ekspresi budaya di zaman kuno. Dia menekankan penemuan patung yang terawat dengan baik ini menggarisbawahi peran historis kota tersebut sebagai pusat seni utama.
"Dengan visi 'Warisan untuk Masa Depan', kami terus melestarikan warisan unik ini dan membawanya ke masa depan," kata menteri tersebut, merujuk pada inisiatif nasional yang bertujuan untuk memperkuat upaya konservasi arkeologi.
Laodikeia, yang termasuk dalam Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO, merupakan salah satu pusat perdagangan dan keuangan terpenting pada periode Helenistik dan Romawi. Penggalian yang sedang berlangsung terus mengungkap struktur monumental kota tersebut, termasuk teater, stadion, dan tempat-tempat suci.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sel baterai lithium-ion kantung dapat terisi lebih dari 85 persen daya dalam waktu enam menit
Indonesia
•
21 May 2026

India tertarik teknologi Indonesia untuk gasifikasi batu bara bawah permukaan
Indonesia
•
07 Sep 2020

Babi kutil endemik Indonesia rentan African swine fever, butuh konservasi ex-situ
Indonesia
•
20 Dec 2025

COVID-19 – Ahli: Tidak lebih 1 persen genom bermutasi sejak awal pandemik
Indonesia
•
12 Nov 2020


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
