
Warga Afghanistan berjuang hangatkan rumah di tengah kemiskinan dan dampak sanksi AS

Seorang pekerja Afghanistan memotong kayu bakar di sebuah toko kayu bakar di Kabul, ibu kota Afghanistan, pada 14 November 2023. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Pascapenarikan pasukan pimpinan AS dari Afghanistan pada Agustus 2021 lalu, Gedung Putih membekukan aset luar negeri bank sentral Afghanistan senilai lebih dari 9 miliar dolar AS dan kemudian mengalokasikan sebagian dari jumlah tersebut kepada para korban serangan 9/11 di AS.
Kabul, Afghanistan (Xinhua) – Ketika musim dingin yang menusuk kian mendekat di Afghanistan yang dilanda perang dan didominasi pegunungan, Abdullah, seorang penduduk di Kabul, ibu kota negara itu, sibuk melakukan tawar-menawar dengan seorang penjual kayu untuk membeli kayu bakar dengan harga murah untuk menjaga rumahnya tetap hangat di tengah kerasnya musim dingin.Meskipun cuaca di Kabul dan banyak daerah lain di Afghanistan sudah mendingin, dan beberapa gunung telah tertutup salju, musim dingin biasanya baru dimulai pada pertengahan Desember di negara Asia Tengah itu."Saya belum bisa membeli (kayu bakar)... Saya tinggal di rumah saya sendiri dan tidak bisa membelinya. Bagaimana dengan mereka yang tinggal di rumah kontrakan? " ujar Abdullah.
Seorang pekerja Afghanistan memotong kayu bakar di sebuah toko kayu bakar di Kabul, ibu kota Afghanistan, pada 14 November 2023. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Seorang pekerja Afghanistan memotong kayu bakar di sebuah toko kayu bakar di Kabul, ibu kota Afghanistan, pada 14 November 2023. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Negara-negara yang beli minyak dan gas dari Venezuela jadi sasaran tarif Trump
Indonesia
•
25 Mar 2025

Opini – Kesehatan global melampaui batas negara: Jaringan keamanan kesehatan global utuh dapat dicapai dengan keterlibatan Taiwan
Indonesia
•
17 May 2025

Kedai kopi Starbucks keluar dari Rusia setelah hampir 15 tahun
Indonesia
•
24 May 2022

COVID-19 – Kematian selama pandemik di AS tembus 400.000 kasus
Indonesia
•
20 Jan 2021


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
