
Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz

Foto yang disediakan Kementerian Informasi Oman pada 20 Juni 2026 ini memperlihatkan pemandangan Selat Hormuz. (Xinhua)
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO) pada Kamis (25/6) mengumumkan penghentian sementara operasi evakuasi bagi kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz dan sekitarnya setelah sebuah kapal diserang di Teluk Oman.
Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez dalam sebuah pernyataan mengatakan sejumlah kapal telah berhasil dievakuasi melalui kerangka kerja evakuasi yang baru diluncurkan organisasi tersebut.
"Saya memutuskan untuk menghentikan sementara pelaksanaan kerangka kerja tersebut guna memastikan kembali bahwa jaminan keselamatan yang diperlukan tetap tersedia bagi kapal-kapal yang masuk dalam daftar evakuasi kami dan seluruh kapal yang berada di kawasan itu," ujar Dominguez.
Keputusan tersebut diambil setelah IMO menerima laporan mengenai serangan terhadap sebuah kapal yang melintasi Selat Hormuz sebelumnya pada Kamis.
Menurut Dominguez, kapal yang terlibat dalam insiden itu tidak melintas dalam kerangka kerja evakuasi IMO.
“Saya selalu menegaskan kembali bahwa keselamatan para pelaut tetap menjadi prioritas utama," katanya, seraya menambahkan bahwa rencana evakuasi akan tetap ditangguhkan hingga ada kejelasan lebih lanjut guna menjamin pendekatan yang terkoordinasi dan keselamatan navigasi.
Sebelumnya pada hari yang sama, Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/UKMTO) melaporkan sebuah kapal kargo dihantam proyektil tak dikenal sekitar 7,5 mil laut sebelah tenggara Dahit, Oman. Anjungan kapal tersebut mengalami kerusakan, tetapi tidak ada korban maupun dampak terhadap lingkungan yang dilaporkan.
IMO meluncurkan kerangka kerja evakuasi bagi para pelaut yang terjebak di Selat Hormuz pada Selasa (23/6). Saat ini, sekitar 600 kapal yang mengangkut sekitar 11.000 pelaut masih terjebak di Selat Hormuz dan wilayah sekitarnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel kembali lancarkan serangan di pinggiran selatan Beirut usai seruan evakuasi
Indonesia
•
18 Nov 2024

Fokus Berita – Menilik pengelolaan demokrasi rakyat Xi Jinping di China
Indonesia
•
08 Mar 2024

China tolak keras persaingan senjata di luar angkasa
Indonesia
•
15 Dec 2023

Presiden China langsungkan pertemuan dengan PM Rusia di Beijing
Indonesia
•
21 Dec 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
