Parlemen Korsel umumkan mosi pemakzulan kedua terhadap Presiden Yoon

Orang-orang menyaksikan hasil mosi pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol di dekat Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, pada 7 Desember 2024. (Xinhua/Yao Qilin)
Parlemen Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (13/12) mengumumkan mosi pemakzulan kedua terhadap Presiden Yoon Suk-yeol atas pernyataan darurat militernya setelah mosi pemakzulan pertama gagal diloloskan pada Sabtu (7/12) pekan lalu.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Parlemen Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (13/12) mengumumkan mosi pemakzulan kedua terhadap Presiden Yoon Suk-yeol atas pernyataan darurat militernya setelah mosi pemakzulan pertama gagal diloloskan pada Sabtu (7/12) pekan lalu, demikian ditunjukkan oleh cuplikan TV.Mosi untuk memakzulkan Yoon itu diumumkan dalam sidang pleno Majelis Nasional (National Assembly) yang terdiri dari 300 anggota setelah mosi pertama gagal diloloskan pekan lalu karena sebagian besar dari 108 anggota partai yang berkuasa memboikotnya.Berdasarkan konstitusi, rancangan undang-undang (RUU) pemakzulan harus diprakarsai oleh mayoritas anggota parlemen dan disetujui oleh setidaknya dua pertiga anggota legislatif Majelis Nasional.Blok oposisi memerlukan delapan suara dari anggota parlemen partai yang berkuasa untuk meloloskan mosi tersebut.
Anggota Majelis Nasional Korea Selatan (Korsel) memberikan suara atas sebuah resolusi di Seoul, Korsel, pada 10 Desember 2024. (Xinhua/NEWSIS)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Google bayar 1,3 triliun rupiah untuk selesaikan kasus hukum dengan pengembang aplikasi
Indonesia
•
01 Jul 2022

Israel kembali luncurkan serangan bom terhadap gedung bertingkat di Gaza City
Indonesia
•
08 Sep 2025

Feature: Setahun konflik Gaza, ribuan orang ikuti aksi unjuk rasa pro-Palestina di Los Angeles, AS
Indonesia
•
08 Oct 2024

Protes siswa sekolah menengah Bangkok tuntut reformasi pendidikan
Indonesia
•
21 Nov 2020
Berita Terbaru

Kongres AS bantah klaim Trump soal militer Rusia dan China di Greenland
Indonesia
•
10 Feb 2026

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel perdalam kendali atas Tepi Barat dengan perluas permukiman ilegal
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel langgar terus gencatan senjata di Gaza, Mesir desak pasukan internasional pantau
Indonesia
•
09 Feb 2026
