Pangkalan militer AS di Afghanistan akan dijadikan zona ekonomi

Foto yang diabadikan pada 8 Juli 2021 ini memperlihatkan Pangkalan Udara Bagram setelah seluruh pasukan Amerika Serikat dan NATO dievakuasi di Provinsi Parwan, Afghanistan timur. (Xinhua/Rahmatullah Alizadah)
Pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Afghanistan yang ditinggalkan oleh pasukan AS pada Agustus 2021 akan diubah oleh pemerintahan sementara setempat menjadi zona ekonomi guna mendongkrak aktivitas ekonomi.
Kabul, Afghanistan (Xinhua) – Pemerintahan sementara Afghanistan memutuskan untuk mengubah bekas pangkalan militer Amerika Serikat (AS) menjadi zona ekonomi guna mendongkrak aktivitas ekonomi, lapor kantor berita yang dikelola negara Bakhtar pada Ahad (19/2).Keputusan itu diambil dalam pertemuan Komisi Ekonomi yang diketuai oleh Wakil Perdana Menteri Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar, ungkap Bakhtar dalam laporannya, seraya menambahkan bahwa proyek percontohan itu akan dimulai dari Kabul dan Balkh, dan diperluas ke sejumlah wilayah lain di negara itu.Setelah diubah menjadi zona ekonomi, pangkalan militer itu secara bertahap akan diserahkan kepada Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Afghanistan, lapor Bakhtar.
Orang-orang memadati bandara Kabul saat proses evakuasi di Kabul, Afghanistan, pada 16 Agustus 2021, usai Taliban mengambil alih Kabul pada 15 Agustus 2021. (Xinhua)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Dewan Pakar Ekonomi Jerman turunkan prospek pertumbuhan negara itu untuk 2024 dan 2025
Indonesia
•
16 Nov 2024

Semakin banyak fasilitas pemurnian logam di bawah UU Minerba
Indonesia
•
12 Dec 2019

Harga minyak melonjak didorong meningkatnya ketegangan Rusia-Ukraina
Indonesia
•
12 Feb 2022

Cadangan devisa Indonesia per Agustus naik ke rekor tertinggi
Indonesia
•
07 Sep 2020
Berita Terbaru

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Teknologi PaMER hasilkan minyak pangan bernutrisi tinggi, rendah karbon
Indonesia
•
30 Jan 2026

Megafactory Tesla di Shanghai kirim 2.000 lebih unit baterai megapack pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Ekonomi makin tak menentu, permintaan emas dunia pecahkan rekor
Indonesia
•
30 Jan 2026
