
Panda raksasa kelahiran Jepang yang kembali ke China tampil di hadapan publik untuk kali pertama

Panda raksasa Xiang Xiang terlihat menyantap bambu segar di Basis Panda Raksasa Bifengxia di Ya'an, Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 8 Oktober 2023. (Xinhua/Chen Juwei)
Panda raksasa betina kelahiran Jepang, Xiang Xiang, lahir pada Juni 2017 di Kebun Binatang Ueno di Tokyo, dan menjadi panda selebriti di negara tersebut.
Chengdu, China (Xinhua) – Panda raksasa betina kelahiran Jepang, Xiang Xiang, tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya di Provinsi Sichuan, China barat daya, setelah menjalani karantina dan pemeriksaan, demikian disampaikan Pusat Konservasi dan Penelitian Panda Raksasa China, pada Senin (9/10).Xiang Xiang telah menarik banyak pengunjung ke basis Bifengxia, sebuah fasilitas penelitian dan penangkaran panda yang terletak di Kota Ya'an.Sun Ping, seorang pencinta panda dari Kota Dalian di China timur laut, secara khusus menjadwalkan perjalanan ke Sichuan untuk melihat panda-panda yang ada di sana. "Segera setelah saya tiba, saya mendengar bahwa Xiang Xiang sedang keluar menemui pengunjung. Saya merasa sangat beruntung," kata Sun.Pada Februari tahun ini, Xiang Xiang kembali ke Sichuan, yang dikenal sebagai kampung halaman panda raksasa.Xiang Xiang lahir pada Juni 2017 di Kebun Binatang Ueno di Tokyo. Dia menjadi panda selebriti di Jepang. Induknya, Shin Shin (betina) dan Ri Ri (jantan), merupakan dua panda raksasa yang dipinjamkan dari China, pemegang hak kepemilikan atas anak-anak yang lahir dari pasangan panda itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

“Makkah Route”: dari 5 jam jadi 10 detik
Indonesia
•
07 Jul 2019

Opini – Kejujuran, keadilan, dan kedermawanan
Indonesia
•
15 Jul 2022

China catat kemajuan signifikan dalam perlindungan indikasi geografis
Indonesia
•
01 Dec 2022

WSJ: Tingkat kematian anak-anak di AS naik ke level tertinggi dalam 15 tahun
Indonesia
•
21 May 2023


Berita Terbaru

Feature – ‘Becoming Chinese’ di Kunming, perjalanan menelusuri akar budaya seorang ‘blogger’ Tionghoa-Amerika
Indonesia
•
30 Apr 2026

Indonesia-China perkuat kerja sama pendidikan vokasi dalam Forum CITIEA 2026
Indonesia
•
28 Apr 2026

Volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris dipromosikan di Indonesia
Indonesia
•
28 Apr 2026

Afghanistan berisiko kehilangan 25.000 guru dan nakes perempuan per 2030
Indonesia
•
29 Apr 2026
