
Namibia catat penurunan drastis perburuan gajah

Foto dokumentasi berikut ini menunjukkan turis menghentikan kendaraan mereka untuk menunggu saat seekor gajah melintas di sebuah jalan di Taman Nasional Etosha di Namibia, pada 15 Agustus 2022. (Xinhua/Chen Cheng)
Perburuan gajah di Namibia menurun tajam sejak 2015 yang tercatat 101 kasus, kemudian menjadi 50 pada 2017, 27 pada 2018, 13 pada 2019, 12 pada 2020, 10 pada 2021, dan hanya empat pada 2022.
Windhoek, Namibia (Xinhua) – Angka perburuan gajah di Namibia menurun tajam sejak 2015, kata seorang pejabat Namibia pada Senin (30/1).Dalam pembaruan mengenai perburuan spesies bernilai tinggi, yaitu gajah dan badak di Namibia, Juru Bicara Kementerian Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pariwisata Namibia Romeo Muyunda mengungkapkan bahwa kasus perburuan gajah menurun dari 101 kasus yang tercatat pada 2015, menjadi 50 pada 2017, 27 pada 2018, 13 pada 2019, 12 pada 2020, 10 pada 2021, dan hanya empat pada 2022.Empat ekor gajah yang diburu pada 2022 itu meliputi dua gajah di Wilayah Zambezi, satu di Wilayah Kavango Barat, dan satu di Wilayah Kunene, menurut Muyunda."Kami berharap angka-angka ini akan terus turun hingga mencapai target nol perburuan (zero-poaching). Untuk tahun ini, tidak ada gajah yang diburu," ujarnya seraya memuji unit antiperburuan di seluruh negara itu.Meski perburuan gajah berkurang, Muyunda mengatakan perburuan badak masih menjadi perhatian serius karena ada 87 ekor badak yang diburu pada 2022, yang terdiri dari 61 ekor badak hitam dan 26 ekor badak putih."Kasus perburuan pada 2022 meliputi 15 ekor badak yang diburu di peternakan pemeliharaan badak, 25 ekor lainnya di peternakan swasta badak putih, dan 46 di Taman Nasional Etosha. Pada tahun-tahun sebelumnya, Namibia mencatat 45 ekor badak diburu pada 2021, 43 pada 2020, 61 pada 2019, 84 pada 2018, dan 55 pada 2017. Tahun ini, satu ekor badak telah diburu," paparnya.
Foto dokumentasi yang diabadikan pada 5 April 2021 ini memperlihatkan sejumlah gajah di Omaruru, Namibia. (Xinhua/Kaula Nhongo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

USA Today: Warga Ohio alami berbagai gejala usai insiden kereta tergelincir
Indonesia
•
09 Mar 2023

Kelompok internasional siapkan cadangan vaksin ebola
Indonesia
•
13 Jan 2021

Kantor kemanusiaan PBB sebut jumlah pengungsi di Gaza naik tajam
Indonesia
•
12 Oct 2023

Trump minta daftar "nama dan negara asal" mahasiswa asing di Harvard
Indonesia
•
27 May 2025


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
