
China targetkan perluasan lebih dari 666.000 hektare area budi daya padi ratun hingga 2030

Seorang petani memanen padi ratun di sebuah sawah di wilayah Shuangfeng, Kota Loudi, Provinsi Hunan, China tengah, pada 28 Oktober 2023. (Xinhua/Chen Zhenhai)
Padi ratun atau ratoon rice ditanam dari bibit tunas yang tersisa di ruas tunggul padi setelah panen tanaman padi utama, sehingga dianggap sebagai sistem produksi padi yang hijau dan hemat sumber daya.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China berencana untuk memperluas area budi daya padi ratun (ratoon rice) sebanyak sekitar 666.666 hektare hingga 2030 mendatang, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan, demikian dikatakan Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan China.Padi ratun, yang ditanam dari bibit tunas yang tersisa di ruas tunggul padi setelah panen tanaman padi utama, dianggap sebagai sistem produksi padi yang hijau dan hemat sumber daya.China telah menguraikan sejumlah target bertahap, kebijakan-kebijakan khusus yang disesuaikan dengan kondisi kawasan terkait, dan dukungan kebijakan untuk mengoptimalkan produksi beras ratun, menurut pedoman pengembangan beras ratun (2025-2030) yang dirilis oleh kementerian tersebut.Menurut Zhang Weijian, seorang peneliti di Akademi Ilmu Pertanian China (Chinese Academy of Agricultural Sciences/CAAS), area budi daya padi ratun di China saat ini mencakup sekitar 15 juta hektare. Sebagian area budi daya ini terletak di bagian tengah dan hilir Sungai Yangtze, serta kawasan-kawasan sebelah barat daya dan selatan.Menurut Zhang, saat ini China memiliki potensi untuk memperluas budi daya padi ratun, seraya menambahkan bahwa cuaca ekstrem dan mekanisasi yang tidak memadai menjadi tantangan utama yang harus dihadapi.Guna mengatasi faktor-faktor yang merugikan, Zhang menyarankan untuk melakukan upaya peningkatan varietas, penguatan penelitian, pengembangan mesin pertanian terkait, serta penyediaan program-program pelatihan teknis.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China rintis pemuliaan tanaman cerdas-iklim guna perangi pemanasan global
Indonesia
•
25 Dec 2024

Tim peneliti Indonesia buat baterai LFP dari limbah industri besi dan baja
Indonesia
•
20 Apr 2026

Sehelai rambut bisa buktikan kekuatan ikatan ibu dan anak
Indonesia
•
05 Feb 2026

Opini – Taiwan bekerja sama dengan dunia menuju masa depan nol bersih
Indonesia
•
30 Nov 2023


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
