
Palang Merah Internasional: Organisasi kemanusiaan tak dapat beroperasi dengan aman di Gaza

Sebuah kapal, yang diawaki oleh organisasi bantuan Spanyol Open Arms, terlihat di lepas pantai Jalur Gaza tengah pada 15 Maret 2024. (Xinhua/Yasser Qudih)
Organisasi bantuan kemanusiaan tidak dapat beroperasi dengan aman, dan "sistem perawatan kesehatan menghadapi guncangan demi guncangan, dengan pasien yang kehilangan akses ke perawatan darurat."
Gaza, Palestina (Xinhua) – Komite Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC) pada Rabu (3/4) mengatakan bahwa rumah-rumah sakit di Jalur Gaza telah hancur dalam konflik yang sedang berlangsung antara Hamas dan Israel, dan organisasi-organisasi bantuan kemanusiaan tidak dapat melakukan pekerjaan mereka dengan aman di daerah kantong Palestina tersebut."Rumah-rumah sakit di Gaza (kini) menjadi puing-puing. Para pekerja kemanusiaan tewas. Setiap keruntuhan pada sistem ini merupakan kehancuran lainnya bagi warga sipil. Akses bantuan berkurang. Bantuan medis berkurang. Harapan berkurang," tulis ICRC dalam sebuah unggahan yang dipublikasikan di platform media sosial X.Unggahan ICRC tersebut ditulis sehari setelah Israel mengaku bertanggung jawab atas tewasnya tujuh pekerja badan bantuan pangan internasional World Central Kitchen dalam serangan udara semalam di Jalur Gaza.
Sejumlah ambulans yang membawa jenazah para pekerja World Central Kitchen (WCK) yang tewas akibat serangan udara Israel, melintas di dekat perlintasan perbatasan Rafah, di Jalur Gaza selatan, pada 3 April 2024. Militer Israel pada Rabu (3/4) mengatakan bahwa hasil pemeriksaan awal atas tewasnya tujuh pekerja World Central Kitchen (WCK) akibat serangan udara Israel di Gaza merupakan hasil dari "kesalahan identifikasi." (Xinhua/Khaled Omar)
Bantuan kemanusiaan yang diterjunkan dari sebuah pesawat terlihat di langit Jalur Gaza selatan pada 22 Maret 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Sebuah kapal yang diawaki oleh organisasi bantuan Spanyol Open Arms terlihat di lepas pantai Jalur Gaza tengah pada 15 Maret 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Opini – Meningkatkan literasi pelajar dengan buku gratis
Indonesia
•
02 Feb 2022

Kanada terima jumlah imigran terbesar sepanjang sejarah pada 2022
Indonesia
•
04 Jan 2023

Kota suci Makkah akan jadi tengara budaya dunia
Indonesia
•
20 Dec 2019

Italia utara berlakukan pembatasan untuk redam peningkatan polusi udara
Indonesia
•
22 Feb 2024


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
