
Netanyahu sebut militer Israel akan kuasai benteng hamas yang tersisa di Gaza

Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 19 Mei 2025 ini menunjukkan tentara Israel dalam sebuah operasi di Jalur Gaza. (Xinhua/Pasukan Pertahanan Israel)
Operasi darat Israel akan menargetkan Gaza City, kamp-kamp pengungsi di Gaza tengah, dan Al Mawasi, sebuah daerah di bagian selatan yang telah ditetapkan Israel sebagai ‘zona kemanusiaan’, tempat para pengungsi Palestina tinggal di tenda-tenda darurat.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Ahad (10/8) mengatakan bahwa militernya telah diperintahkan untuk memasuki "tahap penentuan" perang di Gaza, dengan tujuan merebut benteng pertahanan Hamas yang tersisa di Gaza City, kamp-kamp pengungsi di Gaza tengah, dan daerah selatan Al Mawasi.Dia melontarkan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di tengah semakin banyaknya kritik dari berbagai belahan dunia maupun di dalam Israel terkait keputusan kabinet keamanan pada Kamis (7/8) untuk mengambil alih Gaza City.Menurut data yang disampaikan oleh Netanyahu, sejak Israel kembali melancarkan serangan di Jalur Gaza pada Maret lalu, militernya telah menguasai sekitar 70 persen wilayah Gaza.Dia menyebutkan bahwa menyusul keputusan kabinet keamanan, pihak militer diperintahkan untuk memulai operasi di Gaza City.Peta yang dipresentasikannya menunjukkan bahwa operasi darat akan menargetkan Gaza City, kamp-kamp pengungsi di Gaza tengah, dan Al Mawasi, sebuah daerah di bagian selatan yang telah ditetapkan Israel sebagai ‘zona kemanusiaan’, tempat para pengungsi Palestina tinggal di tenda-tenda darurat.Netanyahu mengatakan warga sipil akan diperbolehkan untuk meninggalkan zona pertempuran melalui koridor yang telah ditentukan sebelum operasi dimulai, tanpa menyebutkan tanggal pelaksanaannya.Dia menuduh Hamas menetapkan "persyaratan mustahil" sehingga menghambat perundingan yang dimediasi oleh Qatar. Persyaratan tersebut meliputi penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza, pembebasan para pejuang Nukhba Hamas dari penjara Israel, dan jaminan internasional untuk mencegah Israel melanjutkan serangan, ujarnya."Tuntutan mereka ini adalah syarat-syarat penyerahan diri yang jelas tidak akan saya setujui," katanya. "Oleh karena itu, saya yakin bahwa satu-satunya cara untuk maju adalah dengan secara tegas mengalahkan Hamas."Netanyahu menyebutkan bahwa kabinet keamanan Israel sepakat perang hanya akan berakhir jika lima syarat terpenuhi, yaitu pelucutan senjata Hamas, pembebasan para sandera, demiliterisasi Gaza, pengendalian keamanan Israel atas wilayah kantong tersebut, dan penunjukan sebuah badan sipil non-Israel untuk mengelola kehidupan sehari-hari di Gaza, yang menurutnya tidak akan dipimpin oleh Hamas atau Otoritas Palestina yang diakui secara internasional.Kemudian, kantor PM Israel menyampaikan bahwa Netanyahu telah berbicara melalui telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keduanya "membahas rencana Israel untuk mengambil alih benteng pertahanan Hamas yang tersisa di Gaza guna mengakhiri perang dengan membebaskan para sandera dan mengalahkan Hamas."Netanyahu juga berterima kasih kepada Trump atas "dukungan kuatnya terhadap Israel sejak awal perang," sebut kantor PM itu dalam sebuah pernyataan.Pada Ahad yang sama, sedikitnya lima orang tewas akibat kelaparan dan malnutrisi, menurut otoritas kesehatan di Gaza. Jumlah korban tewas di Gaza akibat operasi militer Israel sejak perang dimulai telah bertambah menjadi setidaknya 61.430 orang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Damaskus operasikan kembali penerbangan sipil yang hubungkan Suriah dengan negara Teluk
Indonesia
•
08 Jan 2025

Elon Musk sebut platform X hadapi serangan siber besar-besaran
Indonesia
•
11 Mar 2025

Newsweek: Sejumlah negara rilis ‘travel warning’ ke AS karena kekerasan senjata
Indonesia
•
11 May 2023

MK Thailand copot PM Srettha atas pelanggaran etik
Indonesia
•
15 Aug 2024


Berita Terbaru

Usai teken MoU dengan AS, Iran buka Selat Hormuz dan gratiskan biaya kapal selama 60 hari
Indonesia
•
19 Jun 2026

Khamenei izinkan penandatanganan MoU perdamaian Iran dan AS meski memiliki perbedaan pendapat
Indonesia
•
19 Jun 2026

Ini 14 poin kesepakatan damai AS-Iran yang bisa mengubah peta politik dunia
Indonesia
•
18 Jun 2026

Lebih dari 1.000 warga Palestina tewas meski gencatan senjata Gaza sudah berlaku
Indonesia
•
18 Jun 2026
