
Oil Fund Norwegia cabut investasi dari perusahaan Israel yang beroperasi di Tepi Barat dan Gaza

Warga berjalan kaki di sebuah jalan bersalju di Oslo, ibu kota Norwegia, pada 6 Januari 2025. (Xinhua/Zhang Yuliang)
Oil Fund Norwegia akan mencoret enam lagi perusahaan Israel dari portofolio investasinya setelah hasil tinjauan etika menemukan adanya keterlibatan operasi keenam perusahaan tersebut di Tepi Barat dan Gaza.
Oslo, Norwegia (Xinhua/Indonesia Window) – Oil Fund Norwegia, yang memiliki nilai 2 triliun dolar AS, pada Senin (18/8) mengumumkan akan mencoret enam lagi perusahaan Israel dari portofolio investasinya setelah hasil tinjauan etika menemukan adanya keterlibatan operasi keenam perusahaan tersebut di Tepi Barat dan Gaza.*1 dolar AS = 16.162 rupiahDana kekayaan negara (sovereign wealth fund) terbesar di dunia itu tidak secara jelas menyebutkan nama perusahaan-perusahaan tersebut, tetapi mengatakan bahwa nama dan alasan pencoretan mereka akan diungkapkan setelah proses divestasi selesai.Sejumlah laporan media pada Senin tersebut menyebutkan bahwa daftar pencoretan itu dapat mencakup lima bank terbesar Israel, yang saat ini sedang dalam proses peninjauan oleh badan pengawas etika dari Oil Fund.Sementara itu, pihak Oil Fund menyatakan pihaknya telah menjual saham di enam perusahaan lain sebagai bagian dari keputusan pekan lalu untuk memangkas kepemilikannya di perusahaan-perusahaan Israel dari 61 pada akhir Juni menjadi 32 dalam beberapa pekan ke depan. Dana kekayaan negara Norwegia itu hanya mempertahankan perusahaan-perusahaan yang termasuk dalam indeks acuan ekuitas yang dibuat oleh Kementerian Keuangan Norwegia.Norges Bank Investment Management, lembaga yang mengelola dana tersebut, pada pekan lalu mengumumkan bahwa pihaknya telah menjual kepemilikan di 11 perusahaan Israel."Mungkin akan ada lebih banyak perusahaan yang dicoret," ungkap Menteri Keuangan Norwegia Jens Stoltenberg kepada awak media.Sebelumnya pada bulan ini, Oil Fund meluncurkan sebuah tinjauan darurat setelah sejumlah laporan menunjukkan bahwa dana kekayaan Norwegia itu berinvestasi di sebuah grup perusahaan mesin jet Israel yang menyediakan jasa bagi angkatan bersenjata Israel.Kalangan kritikus mengatakan bahwa Oil Fund hanya dapat menghindari potensi pelanggaran etika dengan sepenuhnya mencabut investasi dari perusahaan-perusahaan Israel.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Dubes Saudi untuk PBB prihatin Islamofobia di tengah pandemik
Indonesia
•
23 May 2020

Pakar Denmark sebut teori Nord Stream "dari segi politik sesuai dengan" Barat
Indonesia
•
09 Mar 2023

Bepergian ke Arab Saudi tanpa izin, Messi diganjar skorsing dua pekan oleh PSG
Indonesia
•
03 May 2023

Israel klaim telah tangkap "teroris senior" di Tepi Barat
Indonesia
•
11 Apr 2025


Berita Terbaru

Trump rencanakan perpanjangan blokade terhadap Iran
Indonesia
•
30 Apr 2026

Analisis – Akankah aliansi oposisi baru Israel ‘Together’ patahkan dominasi Netanyahu dalam politik Israel?
Indonesia
•
30 Apr 2026

Partai Demokrat ingin cegah Trump serang Kuba, Senat AS tak setuju
Indonesia
•
30 Apr 2026

Deplu AS akan terbitkan paspor dalam jumlah terbatas yang tampilkan potret Trump
Indonesia
•
30 Apr 2026
