
Presiden Kolombia desak Amerika Latin lindungi kedaulatan regional atas potensi operasi militer antinarkoba AS

Seorang floris bekerja di basis budi daya bunga di Cundinamarca, Kolombia, pada 5 Februari 2025. (Xinhua/Andres Moreno)
Operasi militer AS untuk memberantas kartel narkoba di kawasan Amerika Latin dan Karibia akan menjadi ancaman bagi kedaulatan regional.
Bogota, Kolombia (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Kolombia Gustavo Petro pada Ahad (10/8) menyerukan kepada negara-negara Amerika Latin agar melindungi kedaulatan regional terhadap kemungkinan operasi militer Amerika Serikat (AS) untuk memberantas kartel narkoba di kawasan tersebut."Setiap operasi militer yang tidak disetujui oleh negara-negara saudara kita merupakan serangan terhadap Amerika Latin dan Karibia. Hal ini sangat bertentangan dengan prinsip kebebasan kita," kata Petro dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.Peringatan tersebut dia sampaikan setelah surat kabar AS, The New York Times, pada Jumat (8/8) melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang mengizinkan Departemen Pertahanan AS melakukan operasi militer untuk memberantas kartel narkoba di Amerika Latin.Petro, dalam kapasitasnya sebagai panglima Angkatan Bersenjata Kolombia, mengumumkan dirinya telah memerintahkan militer untuk mempertahankan kebebasan negara itu dari serangan asing dan menyatakan dukungan kuatnya bagi rakyat Venezuela untuk melakukan hal yang sama.Presiden Kolombia tersebut merespons video dari Angkatan Bersenjata Venezuela yang menolak upaya AS memanfaatkan upaya pemberantasan narkoba sebagai dalih untuk mengganggu stabilitas pemerintahan Venezuela yang dipimpin Presiden Nicolas Maduro, dan menyerukan agar kedua negara bekerja sama untuk memerangi masalah tersebut.Petro mengatakan dalam unggahannya di X pada Sabtu (9/8) bahwa pemerintahannya bersedia bekerja sama dengan AS dan negara mana pun untuk memperkuat perang melawan organisasi perdagangan narkoba melalui berbagai tindakan seperti penyitaan dan pukulan telak terhadap keuangan para gembong narkoba, asalkan tindakan tersebut dilakukan dengan menghormati kedaulatan nasional.Dia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk fokus pada pemberantasan obat-obatan ilegal yang paling berbahaya dan untuk mendukung kelompok-kelompok sosial yang rentan seperti petani, komunitas adat, pemuda, serta kelompok etnis yang terpinggirkan guna membantu memberantas perdagangan narkoba.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Wadah pemikir Swedia ungkap impor senjata Eropa melonjak selama 2020-2024
Indonesia
•
11 Mar 2025

Media sebut 250 lebih eks pejabat Mossad desak penghentian perang Gaza dan pembebasan sandera
Indonesia
•
15 Apr 2025

Kemenlu China: Kebijakan perjalanan Eropa terkait China harus nondiskriminatif
Indonesia
•
18 Jan 2023

Indonesia
•
15 Aug 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
