
Israel umumkan "tahap baru" serangan ke Gaza

Warga Palestina yang terpaksa mengungsi dari daerah Al-Shayma di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, terlihat di sebuah jalan di Gaza City pada 22 Maret 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Negosiasi untuk memperpanjang kesepakatan gencatan senjata gagal ketika Israel kembali melakukan serangan dan bukannya melanjutkan ke tahap kedua, yang mencanangkan gencatan senjata permanen dan pembebasan lebih banyak sandera.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Militer Israel pada Kamis (3/4) mengatakan bahwa pihaknya memasuki "tahap baru" dalam serangannya di Gaza, meningkatkan operasi yang telah menewaskan lebih dari 250 orang sejak pertengahan Maret lalu, yang mereka identifikasi sebagai militan atau orang-orang yang berafiliasi dengan Hamas, sementara para pejabat kesehatan Palestina melaporkan jumlah korban yang lebih tinggi.Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces) Effie Defrin, menyatakan bahwa pasukan Israel telah melakukan lebih dari 600 serangan di Gaza sejak melanjutkan operasinya pada 18 Maret lalu, menyusul gagalnya gencatan senjata."Rencana tersebut memenuhi tujuan perang, (yaitu) pemulangan para sandera dan penghancuran kemampuan militer dan pemerintahan Hamas," ujar Defrin dalam sebuah konferensi pers.
Orang-orang terlihat di sebuah sekolah yang dialihfungsikan menjadi tempat perlindungan usai serangan udara Israel di Gaza City pada 4 April 2025. Sedikitnya 29 warga Palestina tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka dalam serangan Israel di sekolah Dar Al-Arqam, sebelah timur Gaza City, menurut kantor media Gaza yang dikelola Hamas pada Kamis (3/4). (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Xi Jinping dan Ebrahim Raisi gelar pembicaraan, majukan hubungan China-Iran
Indonesia
•
15 Feb 2023

COVID-19 - Tiga perusahaan Rusia produksi serial vaksin COVID-19 September tahun ini
Indonesia
•
04 Aug 2020

Bentrokan di perbatasan Thailand-Kamboja berlanjut, telan korban dari kedua pihak
Indonesia
•
26 Jul 2025

China desak AS patuhi dengan ketat prinsip Satu China
Indonesia
•
18 Aug 2022


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
