
Tumbuhan langka dan terancam punah ditanam kembali di area Waduk Tiga Ngarai, China

Foto yang diabadikan pada 12 Maret 2024 ini menunjukkan deretan tanaman Plantago fengdouensis di Guojiaba di wilayah Zigui, Provinsi Hubei, China tengah. (Xinhua/Hu Jingwen)
Myricaria laxiflora dan Plantago fengdouensis merupakan spesies endemik di Sungai Yangtze dan telah ditanam kembali di area persebaran historisnya melalui upaya pembiakan artifisial.
Wuhan, China (Xinhua) – Total 3.000 tumbuhan langka dan terancam punah yang dibiakkan secara artifisial ditanam kembali di alam liar di area Waduk Tiga Ngarai di Provinsi Hubei, China tengah, pada Selasa (12/3).Tumbuhan-tumbuhan itu, yang mencakup 1.000 Myricaria laxiflora dan 2.000 Plantago fengdouensis, merupakan spesies endemik di Sungai Yangtze dan telah ditanam kembali di area persebaran historisnya melalui upaya pembiakan artifisial.Menanam kedua spesies tersebut, yang memiliki resistansi kuat terhadap aliran dan genangan air, tidak hanya berperan dalam penguatan tanah dan perlindungan tepian di zona fluktuasi level air di area Waduk Tiga Ngarai, tetapi juga membantu memulihkan keanekaragaman hayati di Cekungan Sungai Yangtze, kata tim peneliti.Dari 2.000 Plantago fengdouensis tersebut, 500 di antaranya merupakan keturunan tanaman hasil pembiakan di luar angkasa yang bermutasi (space-mutation), yang menandai untuk pertama kalinya spesies hasil metode pembiakan di luar angkasa (space-breeding) ditanam kembali di alam liar.Huang Guiyun, insinyur senior di pusat penelitian keanekaragaman hayati Sungai Yangtze milik China Three Gorges Corporation, menyampaikan bahwa tim peneliti akan memantau tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan spesies hasil space-mutation itu, dan menyeleksi spesies yang memiliki sifat-sifat yang unggul untuk pemulihan lingkungan ekologi yang lebih baik di zona fluktuasi level air tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China rencanakan misi Tianwen-2 untuk pengambilan sampel asteroid
Indonesia
•
04 Mar 2023

Ilmuwan China tunjukkan efisiensi dan keamanan obat baru untuk oHCM
Indonesia
•
11 Sep 2023

Tak ada sinyal? Warga Beijing kini bisa kirim SMS via satelit saat bencana
Indonesia
•
18 Jun 2026

Spesies tumbuhan baru ditemukan di China barat baya
Indonesia
•
20 Jan 2024


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
