China akan luncurkan Wahana Tianwen-2 untuk misi pengambilan sampel asteroid pada 29 Mei

Wahana Tianwen-2 milik China diangkut ke area peluncuran, setelah menyelesaikan perakitan, pengujian, dan pengisian bahan bakar sesuai jadwal yang ditentukan sebelumnya, di area teknis Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 18 Mei 2025. (Xinhua/Shi Yichen)
Misteri sebuah asteroid dekat Bumi dan sebuah komet di sabuk utama akan diungkap dengan pengambilan sampel oleh wahana Tianwen-2.
Xichang, China (Xinhua/Indonesia Window) – Wahana Tianwen-2 milik China dijadwalkan untuk diluncurkan pada 29 Mei mendatang, mengemban misi yang bertujuan untuk mengungkap misteri sebuah asteroid dekat Bumi dan sebuah komet di sabuk utama, demikian menurut Badan Antariksa National China (China National Space Administration/CNSA) pada Senin (26/5).Wahana Tianwen-2 akan mengumpulkan sampel dari asteroid dekat Bumi 2016HO3, yang menandai pengambilan sampel asteroid pertama yang pernah dilakukan oleh China, dan mengeksplorasi komet sabuk utama 311P, ungkap badan antariksa tersebut.Saat ini, semua persiapan misi berjalan dengan lancar di Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Provinsi Sichuan, China barat daya, dan pemuatan propelan roket Long March-3B Y110, yang akan melaksanakan misi peluncuran tersebut, akan segera dimulai, demikian ungkap CNSA.Sebelumnya, wahana Tianwen-2 telah merampungkan serangkaian prosedur yang telah direncanakan termasuk perakitan, pengujian, pengisian bahan bakar, relokasi, pemeriksaan fungsional, serta uji coba gabungan, lanjut CNSA.Roket tersebut, yang dipindahkan dari area teknis ke area peluncuran pada 14 Mei, telah menyelesaikan operasi docking, integrasi muatan, perakitan fairing, serta inspeksi dan pengujian secara keseluruhan, menurut badan tersebut, seraya menambahkan latihan terpadu juga telah dilakukan yang melibatkan berbagai pusat kendali dan lokasi pemantauan.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Bunga bangkai, busuk namun menawan
Indonesia
•
24 Mar 2020

Kota Nanjing di China akan bangun taman sains industri masa depan
Indonesia
•
07 Jun 2023

Situs prasejarah di Jiangsu China dikonfirmasi berusia sekitar 7.500 hingga 8.100 tahun
Indonesia
•
19 Nov 2025

Teknologi toilet pengompos untuk tingkatkan sanitasi
Indonesia
•
22 Sep 2019
Berita Terbaru

Pola makan vegan dan vegetarian mman bagi pertumbuhan bayi
Indonesia
•
10 Feb 2026

Hidrogen dan manufaktur hijau, kunci penting transisi energi rendah karbon
Indonesia
•
10 Feb 2026

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026
