
China setujui permohonan penelitian sampel Bulan baru dari berbagai institusi

Seorang peneliti menunjukkan sampel Bulan yang diambil oleh misi Chang'e-6 di laboratorium sampel Bulan di Observatorium Astronomi Nasional Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) di Beijing, ibu kota China, pada 24 September 2024. (Xinhua/Jin Liwang)
Misi Chang'e-6 China mengumpulkan 1.935,3 gram sampel dari sisi jauh Bulan untuk kali pertama dalam sejarah manusia. Sementara itu, misi Chang'e-5 mengambil sekitar 1.731 gram sampel Bulan.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Badan antariksa China merilis daftar permohonan penelitian sampel Bulan batch kedelapan yang telah disetujui, yang memungkinkan pemohon untuk meminjam sampel yang dibawa pulang oleh misi Chang'e-5 dan Chang'e-6.Sebanyak 8.550,4 miligram sampel Bulan akan dipinjamkan kepada 18 peneliti dari 16 institusi penelitian, ungkap Pusat Eksplorasi Bulan dan Rekayasa Antariksa (Lunar Exploration and Space Engineering Center) di bawah naungan Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada Jumat (27/12).Institusi-institusi tersebut di antaranya Universitas Geosains China (Beijing), Universitas Hong Kong, Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Makau, Universitas Beihang, dan Universitas Wuhan.Misi Chang'e-6 China mengumpulkan 1.935,3 gram sampel dari sisi jauh Bulan untuk kali pertama dalam sejarah manusia. Sementara itu, misi Chang'e-5 mengambil sekitar 1.731 gram sampel Bulan.China menunjukkan sikap yang positif dan terbuka serta menyambut para ilmuwan dari semua negara untuk mengajukan permohonan sesuai prosedur terkait, jelas Ge Ping, wakil direktur pusat tersebut.Pada Juli 2021, China mengirimkan batch pertama sampel Bulan ke sejumlah institusi penelitian. Sejauh ini, China telah meminjamkan tujuh batch sampel Bulan kepada beberapa institusi untuk melakukan penelitian di berbagai bidang seperti proses permukaan Bulan, usia aktivitas vulkanis, proses evolusi Bulan, serta komposisi mineral dan volatil.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Misi eksplorasi Mars pertama China kumpulkan banyak data ilmiah
Indonesia
•
19 Sep 2022

Melatonin hormon tidur jadi senjata baru tingkatkan reproduksi ikan
Indonesia
•
07 Dec 2025

Peneliti China prediksi pemanasan global berpotensi tingkatkan fenomena cuaca ‘Mei-yu’
Indonesia
•
10 Oct 2023

Ilmuwan China identifikasi evolusi virus flu burung H5N1
Indonesia
•
11 Jul 2022


Berita Terbaru

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026

AI berisiko sebabkan ‘kemalasan intelektual’ siswa
Indonesia
•
11 Mar 2026

Pengelolaan ternak temporal solusi konflik manusia-satwa liar
Indonesia
•
12 Mar 2026
