Militer Israel sebut komandan pasukan Radwan Hizbullah tewas dalam serangan di Beirut

Sebuah konvoi militer Israel bermanuver di Lebanon selatan seperti yang terlihat dari Israel utara pada 26 April 2026. (Xinhua/Gil Cohen Magen)

Komandan Pasukan Radwan, unit elite Hizbullah, dilaporkan tewas dalam serangan udara di Beirut yang dilancarkan oleh Israel.

 

Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Militer Israel pada Kamis (7/5) mengatakan bahwa komandan Pasukan Radwan, unit elite Hizbullah, tewas dalam serangan udara di Beirut sehari sebelumnya.

Komandan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Malek Balout, tewas di pinggiran selatan Beirut, demikian menurut militer Israel dalam sebuah pernyataan.

Belum ada konfirmasi langsung dari Hizbullah.

Balout mengarahkan para militan Pasukan Radwan dalam melancarkan "puluhan" serangan terhadap tentara Israel di Lebanon selatan, termasuk penembakan rudal anti-tank dan pengeboman dengan alat peledak. Dia juga memimpin upaya rehabilitasi unit tersebut, papar pernyataan itu.

Pengumuman tersebut muncul sehari setelah Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama bahwa serangan udara di Beirut menargetkan sang komandan dalam upaya untuk membunuhnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai kondisinya.

Serangan itu merupakan serangan Israel pertama yang dilaporkan terjadi di Beirut sejak gencatan senjata antara Israel dan Lebanon mulai berlaku pada 16 April, meski pasukan Israel masih ditempatkan di Lebanon selatan, tempat pertempuran terus berlangsung. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait