
Netanyahu klaim serangan terbaru Israel berhasil lumpuhkan persenjataan Hizbullah

Foto yang diabadikan pada 4 Oktober 2024 ini menunjukkan suasana sesaat setelah serangan udara Israel menghantam sebuah daerah di pinggiran selatan Beirut, Lebanon. (Xinhua/Bilal Jawich)
Militer Israel mengeklaim telah berhasil menghancurkan sebagian besar kemampuan rudal dan roket Hizbullah, dan menyebutkan bahwa pasukannya sedang membongkar sistem terowongan milik kelompok Hizbullah di dekat perbatasan.
Yerusalem, Wilayah Palestina yng diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu (5/10) mengeklaim bahwa militer Israel telah berhasil menghancurkan sebagian besar kemampuan rudal dan roket Hizbullah.Dalam sebuah rekaman video pidato, Netanyahu juga menyebutkan bahwa pasukan Israel sedang membongkar sistem terowongan milik kelompok Hizbullah di dekat perbatasan. "Meskipun ancaman belum sepenuhnya dihilangkan, kami telah mengubah keseimbangan konflik," kata PM Israel itu. "Sekitar sebulan yang lalu, ketika kami mendekati akhir dari penghancuran batalion Hamas di Gaza, kami mulai memenuhi janji yang saya buat kepada warga Israel utara," lanjutnya.Netanyahu juga menyinggung soal pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang dalam sebuah wawancara radio baru-baru ini menekankan perlunya memprioritaskan solusi politik dan menyerukan penghentian pasokan senjata ke Israel untuk operasi militer di Gaza."Presiden Macron dan para pemimpin Barat lainnya kini mengadvokasi embargo senjata terhadap Israel. Mereka sungguh memalukan," ujar Netanyahu. "Israel akan menang dengan atau tanpa dukungan mereka, tetapi rasa malu mereka masih akan tetap ada setelah kami memenangkan perang ini," tambahnya.
Pasukan keamanan Israel bekerja di lokasi serangan roket di Safed, Israel utara, pada 25 September 2024. Tembak-menembak lintas perbatasan terus berlanjut pada Rabu (25/9), dengan pasukan Israel membombardir wilayah Nabatieh di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa. Hizbullah merespons dengan menembakkan sedikitnya 40 roket ke Israel, termasuk rudal jarak jauh yang memicu sirene peringatan serangan udara di Israel tengah, termasuk Tel Aviv. (Xinhua/JINI/David Cohen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Serikat buruh UAW di AS perluas aksi mogok hingga ke pabrik terbesar GM
Indonesia
•
25 Oct 2023

DK PBB bahas serangan Laut Merah di tengah risiko meluasnya krisis Gaza
Indonesia
•
04 Jan 2024

Maladewa akan ubah UU untuk larang warga negara Israel masuki wilayahnya
Indonesia
•
04 Jun 2024

Negara-negara UE di Mediterania serukan tindakan konkrtet atasi migrasi ilegal
Indonesia
•
01 Oct 2023


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
