Militer AS mulai operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz

Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 ini menunjukkan kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi oleh speedboat Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran di Selat Hormuz, Iran. (Xinhua/ISNA/Morteza Akhoundi)

Kapal USS Frank E. Peterson dan USS Michael Murphy melintasi Selat Hormuz dan beroperasi di Teluk Arab sebagai bagian dari misi yang lebih luas untuk memastikan selat tersebut sepenuhnya bebas dari ranjau laut yang sebelumnya disebar oleh Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran.

 

New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Pasukan dari Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (11/4) memulai cipta kondisi untuk pembersihan ranjau di Selat Hormuz, sementara dua kapal perusak rudal berpemandu Angkatan Laut AS menjalankan serangkaian operasi. Demikian disampaikan oleh CENTCOM di media sosial.

Unggahan di media sosial X oleh CENTCOM menyebutkan bahwa kapal USS Frank E. Peterson dan USS Michael Murphy melintasi Selat Hormuz dan beroperasi di Teluk Arab sebagai bagian dari misi yang lebih luas untuk memastikan selat tersebut sepenuhnya bebas dari ranjau laut yang sebelumnya disebar oleh Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran.

"Hari ini, kami memulai proses pembukaan jalur pelayaran baru dan kami akan segera membagikan jalur aman ini kepada industri maritim untuk mendorong arus perdagangan yang bebas," kata Brad Cooper, komandan CENTCOM.

Pasukan tambahan AS, termasuk drone bawah air, akan bergabung pada upaya pembersihan ranjau itu dalam beberapa hari mendatang, menurut unggahan tersebut.

Namun, media Iran melaporkan belum ada kapal AS yang melintasi Selat Hormuz, dan sebuah kapal perusak AS berbalik arah dari selat tersebut setelah mendapat peringatan dari Iran.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait