
Militer AS kembali lancarkan serangan udara ke Hodeidah dan Saada di Yaman

Orang-orang memeriksa lokasi serangan udara Amerika Serikat (AS) di Sanaa, Yaman, pada 20 Maret 2025. Gelombang serangan udara terbaru AS menghantam Sanaa, ibu kota Yaman, pada Rabu (19/3) malam waktu setempat, menyebabkan sedikitnya sembilan orang terluka, termasuk tujuh wanita dan dua anak, demikian dilansir al-Masirah TV yang dikelola Houthi. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Militer AS kembali melancarkan serangan udara ke kota pelabuhan Laut Merah, Hodeidah, dan provinsi di sebelah utara, Saada, di Yaman, yang merupakan benteng pertahanan Houthi.
Sanaa, Yaman (Xinhua/Indonesia Window) – Militer Amerika Serikat (AS) pada Kamis (20/3) malam waktu setempat kembali melancarkan serangan udara ke kota pelabuhan Laut Merah, Hodeidah, dan provinsi di sebelah utara, Saada, di Yaman, yang merupakan benteng pertahanan Houthi, demikian dilansir al-Masirah TV yang dikelola Houthi.Dilaporkan bahwa empat serangan udara AS menyasar area pesisir Alkateeb di pinggiran barat laut Hodeidah, yang menjadi lokasi sejumlah kompleks militer.Sementara itu, militer AS menggempur area al-Asayed di Saada untuk kedua kalinya sejak dini hari.Serangan udara tersebut bertepatan dengan pencegatan rudal dari Yaman oleh militer Israel, yang memicu sirene peringatan serangan udara di Yerusalem dan beberapa wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Foto yang diabadikan dengan ponsel pada 19 Maret 2025 ini menunjukkan kobaran api dan kepulan asap dari sebuah area permukiman pascaserangan udara di Sanaa, Yaman. Gelombang serangan udara terbaru Amerika Serikat (AS) menghantam Sanaa, ibu kota Yaman, pada Rabu (19/3) malam waktu setempat, menyebabkan sedikitnya sembilan orang terluka, termasuk tujuh wanita dan dua anak, demikian dilansir al-Masirah TV yang dikelola Houthi. (Xinhua/Str)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dengan masker aktivitas masyarakat Taiwan normal
Indonesia
•
08 Feb 2020

China umumkan rangkaian kebijakan baru untuk fasilitasi perjalanan warganya ke luar negeri
Indonesia
•
01 May 2024

Minyak naik tipis di Asia, investor tetap khawatir penyebaran Omicron
Indonesia
•
21 Dec 2021

Analisis – G7 yang dimanipulasi AS pecah belah dunia dan ciptakan ketegangan
Indonesia
•
22 May 2023


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
