
Korban tewas kecelakaan bus migran di Meksiko selatan bertambah jadi 17 orang

Sejumlah migran menaiki mobil van yang berada di luar sebuah pusat sumber daya migran di San Antonio, Texas, Amerika Serikat, pada 30 September 2022. (Xinhua/Nick Wagner)
Migran memasuki Amerika Serikat (AS) melalui Oaxaca dan negara-negara bagian di Meksiko tenggara lainnya.
Mexico City, Meksiko (Xinhua) – Jumlah korban tewas bertambah menjadi 17 orang usai sebuah bus yang mengangkut 45 migran tanpa dokumen terguling di jalan raya di Negara Bagian Oaxaca, Meksiko selatan, pada akhir pekan lalu, demikian disampaikan oleh pihak berwenang pada Senin (20/2).Dalam kecelakaan yang terjadi di jalan raya Cuacnopalan-Oaxaca pada Ahad (19/2), sebanyak 15 penumpang dinyatakan tewas di tempat dan dua lainnya meninggal tak lama di rumah sakit, ungkap Julio Miguel Huerta, Sekretaris Dalam Negeri Negara Bagian Puebla, Meksiko tengah, dalam sebuah konferensi pers.Dikatakan Huerta, 15 penumpang lainnya dilarikan ke sebuah rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan, termasuk lima di antaranya "dalam kondisi kritis," dan delapan orang "akan segera dipulangkan."Para penumpang bus tersebut sebagian besar merupakan migran asal Kolombia, Venezuela, serta Amerika Tengah, dan "ternyata, semuanya tidak memiliki dokumen imigrasi," imbuh Huerta.Media setempat melaporkan bahwa beberapa migran yang selamat tanpa luka melarikan diri dari lokasi kecelakaan, begitu juga dengan pengemudi bus tersebut.Para personel dari Garda Nasional, Badan Perlindungan Sipil, dan layanan darurat lainnya dari kota-kota terdekat di Puebla dan Oaxaca, serta agen imigrasi Meksiko, mendatangi lokasi kecelakaan.Banyak migran berupaya memasuki Amerika Serikat melalui Oaxaca dan negara-negara bagian di Meksiko tenggara lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kasus bunuh diri anak di Jepang catat rekor tertinggi pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Sukarelawan China beri kehangatan anak-anak pengungsi Afghanistan saat musim dingin
Indonesia
•
24 Jan 2023

Indonesia punya 16 biosfer yang diakui UNESCO
Indonesia
•
16 Dec 2019

Penyintas Pembantaian Nanjing meninggal, tersisa 35 orang yang masih hidup
Indonesia
•
23 Apr 2024


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
