
China terus tingkatkan perlindungan indikasi geografis

Seorang petani memperlihatkan daun teh segar di sebuah kebun teh di Desa Erlong, yang terletak di wilayah Yuqing, Provinsi Guizhou, China barat daya, pada 5 April 2024. (Xinhua/Wang Chao)
Merek dagang geographical indication (GI) China yang terdaftar telah mencapai lebih dari 7.000, dengan nilai output langsung GI di negara tersebut melampaui 961 miliar yuan atau sekitar 133,7 miliar dolar AS.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Dalam beberapa tahun terakhir, China terus secara aktif meningkatkan perlindungan indikasi geografis (geographical indication/GI), dengan 2.523 produk GI telah disetujui dan 7.385 merek dagang GI terdaftar per akhir Agustus, demikian disampaikan Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China (China National Intellectual Property Administration/CNIPA) pada Sabtu (14/9).Tanda GI digunakan untuk menunjukkan daerah asal suatu produk dan mengidentifikasi kualitas atau reputasinya karena faktor geografis tersebut. Ini merupakan jenis hak kekayaan intelektual yang penting sekaligus jaminan kualitas.Nilai output tahunan langsung dari GI China meningkat secara konsisten sejak 2020 lalu. Pada 2023, nilai output langsung GI di China melampaui 961 miliar yuan atau sekitar 133,7 miliar dolar AS, kata CNIPA dalam Konferensi Tahunan Kekayaan Intelektual China ke-13 di Beijing.Hu Wenhui, selaku wakil komisaris CNIPA, mengatakan bahwa kualitas dan kuantitas produk serta merek dagang GI China berada di antara yang terbaik di dunia. Dia juga menyoroti tentang kerja sama internasional, saat menyampaikan bahwa China berharap dapat bekerja sama dengan masyarakat global untuk membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkualitas tinggi.Dalam konferensi tersebut, para pakar, akademisi, dan perwakilan bisnis dari dalam dan luar China berbagi pengalaman mereka, serta menjajaki model-model baru untuk kerja sama GI global.*1 yuan = 2.164 rupiah**1 dolar AS = 15.421 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Penjualan NEV melejit seiring pesatnya pertumbuhan industri di China
Indonesia
•
04 Jul 2023

Jepang akan lepaskan 4,2 juta barel minyak dari cadangannya
Indonesia
•
24 Nov 2021

Tagihan energi rumah tangga Inggris diperkirakan naik kendati batasan harga turun
Indonesia
•
28 Feb 2023

Kelangkaan pekerja picu persaingan bisnis antarnegara bagian di AS
Indonesia
•
16 Jun 2022


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
