
Pakar sebut generasi muda Australia hadapi krisis kesehatan mental

Anak-anak yang mengenakan kostum Halloween berpose untuk difoto di depan sebuah rumah di Canberra, Australia, pada 31 Oktober 2023. (Xinhua/Chu Chen)
Menurunnya kesehatan mental generasi muda Australia merupakan ancaman terhadap ekonomi dan sistem kesehatan masyarakat di negara itu, dengan bunuh diri merupakan penyebab utama kematian di kalangan warga Australia berusia 15-24 tahun.
Canberra, Australia (Xinhua) – Menurunnya kesehatan mental generasi muda Australia merupakan ancaman terhadap ekonomi dan sistem kesehatan masyarakat di negara itu, tutur seorang pakar terkemuka memperingatkan tentang isu tersebut.Patrick McGorry, yang dinobatkan sebagai Australian of the Year pada 2010 atas jasanya terhadap kesehatan mental kaum muda, pada Senin (29/1) mengatakan bahwa Australia berada di tengah krisis kesehatan masyarakat dengan meningkatnya tingkat depresi, kecemasan, dan psikosis.Menurut Studi Nasional Kesehatan Mental dan Kesejahteraan 2020-2022 yang diterbitkan oleh Biro Statistik Australia pada Oktober 2023, 38,8 persen warga Australia berusia 16-24 tahun yang disurvei pernah mengalami gangguan kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir, meningkat dari 26 persen pada 2007.McGorry, direktur badan amal layanan kesehatan mental Orygen, mengungkapkan kepada Australian Financial Review (AFR) bahwa dirinya telah menyampaikan kekhawatirannya kepada Menteri Kesehatan Australia Mark Butler, memperingatkan bahwa pandemik COVID-19 mempercepat penurunan kesehatan mental.Dia mengatakan bahwa Headspace, layanan kesehatan mental remaja nasional yang didirikan oleh pemerintah dengan bantuannya pada 2006, kewalahan dengan tingginya permintaan, serta menuturkan bahwa dunia usaha semakin khawatir terhadap para pekerja muda.Akan ada dampak langsung terhadap produktivitas apabila kita mengatasi masalah ini. Namun, ada dampak jangka panjang yang perlu kita atasi. Bukan hanya pengusaha, tetapi perekonomian secara keseluruhan, kata McGorry.
Sejumlah pohon jacaranda yang berbunga terlihat di sebuah jalan di Sydney, Australia, pada 30 Oktober 2023. (Xinhua/Hu Jingchen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jumlah rumah kosong di Jepang capai 9 juta unit, catat rekor baru
Indonesia
•
03 May 2024

Subvarian baru Omicron XBB.1.16 terus menyebar dengan cepat di AS
Indonesia
•
06 May 2023

Peneliti Australia kaji dampak larangan media sosial pertama di dunia untuk remaja
Indonesia
•
14 Oct 2025

Feature – Ip Man Wing Chun Exhibition Jakarta tampilkan warisan bela diri legendaris
Indonesia
•
19 Feb 2026


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
