Menlu AS: Rusia tak tunjukkan minat kuat untuk akhiri perang Ukraina

Foto yang diabadikan pada 16 Agustus 2022 ini menunjukkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Menteri luar negeri G7 telah mendiskusikan gagasan untuk "perdamaian yang adil" yang diusulkan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy selama kunjungan bersejarah ke Washington.
Jakarta (Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan pada Kamis (22/12) bahwa Rusia tidak menunjukkan minat yang kuat untuk mengakhiri perang di Ukraina, karena Presiden Vladimir Putin menyuarakan harapan untuk resolusi cepat.Blinken mengatakan dia berbicara secara virtual pada Kamis dengan para menteri luar negeri dari Kelompok Tujuh (G7) negara demokrasi industri tentang gagasan untuk "perdamaian yang adil" yang diusulkan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy selama kunjungan bersejarah ke Washington sehari sebelumnya.Blinken menyebut gagasan Zelenskyy sebagai "awal yang baik" dan bahwa perdamaian apa pun harus "adil dan tahan lama" – dan bahwa Amerika Serikat tidak akan memaksakan solusinya sendiri di Ukraina.“Pada dasarnya saat ini, Rusia tidak menunjukkan minat pada diplomasi yang berarti, keterlibatan yang berarti, untuk mengakhiri perang ini,” kata Blinken dalam konferensi pers.Dia mengatakan, Rusia dapat segera mengakhiri perang dengan menarik pasukan, tetapi “jika itu tidak terjadi, kita harus melihat beberapa bukti berarti bahwa Rusia siap untuk benar-benar merundingkan perdamaian yang adil dan tahan lama.”“Tahan lama – dalam arti bahwa kami ingin memastikannya bertahan dan bahwa kami tidak hanya menempatkan Ukraina pada posisi di mana Rusia akan mengulangi apa yang dilakukannya sebulan, enam bulan, setahun kemudian,” imbuh Blinken.Putin, yang menginvasi Ukraina pada 24 Februari, pada Kamis pagi (22/12) mengatakan kepada wartawan bahwa dia berharap konflik berakhir "dan lebih cepat lebih baik."Sumber: AFPLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Sekjen PBB khawatir dengan pecahnya kembali pertempuran di Gaza
Indonesia
•
05 Dec 2023

Kongres AS sahkan kemenangan Trump dalam pilpres empat tahun setelah kerusuhan di gedung Capitol
Indonesia
•
07 Jan 2025

Izin penerbangan UEA lewati wilayah Arab Saudi tak pengaruhi dukungan untuk Palestina
Indonesia
•
03 Sep 2020

Dewan Keamanan PBB perluas mandat Misi Verifikasi PBB di Kolombia
Indonesia
•
03 Aug 2023
Berita Terbaru

Rusia terima Ukraina yang netral dan bersahabat sebagai tetangga di masa depan
Indonesia
•
06 Feb 2026

Trump melunak soal Perjanjian Chagos Inggris usai bicara dengan Starmer
Indonesia
•
07 Feb 2026

Perjanjian pengurangan senjata nuklir Rusia dan AS berakhir, perdamaian dunia terancam
Indonesia
•
06 Feb 2026

Rudal Khorramshahr-4 siap luncur di situs bawah tanah Iran jelang pembicaraan dengan AS
Indonesia
•
06 Feb 2026
