
Studi: Kasus kanker pada wanita naik di negara yang dilanda panas ekstrem

Seorang pria menuangkan air yang diambil dari Sungai Nil ke dalam tangki air di dekat lingkungan permukiman Al-Hattana di Omdurman City, sebelah utara ibu kota Sudan, Khartoum, pada 25 Mei 2025. (Xinhua/Mohamed Khidir)
Meningkatnya suhu di negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara selama dua dekade terakhir berdampak pada naiknya angka kematian akibat kanker di kalangan wanita.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Seiring dengan meningkatnya suhu di negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara selama dua dekade terakhir, angka kematian akibat kanker di kalangan wanita juga meningkat, menurut sebuah studi baru di kawasan yang sangat rentan terhadap panas ekstrem.Temuan awal, yang dipublikasikan pada Selasa (27/5) di jurnal Frontiers in Public Health, menambah jumlah penelitian yang terus berkembang mengenai dampak perubahan suhu dan iklim terhadap kesehatan, menurut laporan The Washington Post.Para ilmuwan mengamati kasus kanker payudara, ovarium, rahim, dan serviks pada wanita di 17 negara dan menemukan apa yang mereka sebut sebagai peningkatan kasus dan kematian yang kecil namun signifikan. Korelasi tersebut, menurut para penulis, muncul karena perubahan iklim meningkatkan paparan risiko kanker melalui peningkatan radiasi ultraviolet dan polutan udara.Penipisan ozon dapat berarti lebih banyak paparan radiasi UV, kata para peneliti. Suhu yang lebih tinggi juga dapat menyebabkan kekeringan dan kebakaran hutan, yang dapat menyebabkan polusi."Hal ini dapat meningkatkan paparan terhadap berbagai macam agen yang terkait dengan risiko kanker," ujar Irina Stepanov, seorang profesor kesehatan masyarakat sekaligus anggota Pusat Kanker Masonik Universitas Minnesota, sebagaimana dikutip.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim peneliti China identifikasi terapi bakteri yang berpotensi efektif cegah dan obati kanker usus besar
Indonesia
•
12 Sep 2024

Tim peneliti NASA uji coba pendekatan baru untuk deteksi tsunami
Indonesia
•
05 Jun 2023

Pembangunan menara utama jembatan tertinggi di dunia di China barat daya rampung
Indonesia
•
26 Oct 2023

Jumlah lumba-lumba tanpa sirip Yangtze di China lampaui 1.200 ekor
Indonesia
•
01 Mar 2023


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
