
Penelitian ungkap mencairnya es di Arktika bisa bantu prediksi cuaca musim panas di Eropa

Foto yang diabadikan pada 21 Februari 2024 ini memperlihatkan pemandangan musim dingin di Kota Kirkenes, Finnmark County, Norwegia, yang berada di kawasan Arktika. (Xinhua/Zhang Yuliang)
Mencairnya es di Arktika berkaitan dengan musim panas di Eropa yang lebih panas dan lebih kering, yang berarti cuaca di Eropa dapat diprediksi hingga setahun sebelumnya.
London, Inggris (Xinhua) – Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa mencairnya es di Arktika berkaitan dengan musim panas di Eropa yang lebih panas dan lebih kering, yang berarti cuaca di Eropa dapat diprediksi hingga setahun sebelumnya."Lokasi dan kekuatan kejadian air lelehan (meltwater) di Atlantik Utara pada musim dingin memberikan petunjuk berharga tentang lokasi, kekuatan, dan karakter anomali cuaca Eropa pada musim panas berikutnya," kata Marilena Oltmanns, seorang ilmuwan peneliti di Pusat Oseanografi Nasional (National Oceanography Centre/NOC) yang memimpin penelitian ini.NOC merupakan lembaga oseanografi independen di Inggris yang melakukan penelitian ilmiah dalam berbagai bidang, termasuk fisika kelautan dan iklim laut, pemodelan sistem kelautan, serta teknologi dan rekayasa kelautan.Makalah yang diterbitkan di Weather and Climate Dynamics ini mengusulkan sebuah mekanisme di mana air lelehan di Atlantik Utara memulai sebuah rantai kejadian, yang memicu cuaca yang lebih panas dan lebih kering di Eropa pada musim panas.Hal ini menunjukkan bahwa pencairan es di daratan dan lautan diperkirakan akan meningkat dalam beberapa dekade mendatang, yang mengakibatkan peningkatan jumlah air tawar yang mengalir ke Atlantik Utara.
Foto yang diabadikan pada 17 Agustus 2022 ini menunjukkan tepi Sungai Rhine di Dusseldorf, Jerman. Permukaan air Sungai Rhine menurun karena suhu tinggi dan kekeringan. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China umumkan rencana misi eksplorasi ‘deep space’ baru
Indonesia
•
30 Jun 2024

COVID-19 – Studi: Pasar di Wuhan China kemungkinan asal wabah
Indonesia
•
20 Nov 2021

Studi sebut partikel logam mikroskopis berpotensi bunuh sel kanker tanpa rusak jaringan sehat
Indonesia
•
28 Oct 2025

Pakar sebut cetak biru tata kelola global AI usulan China harus ditindaklanjuti
Indonesia
•
04 Nov 2023


Berita Terbaru

Ilmuwan China ungkap alasan nyeri memburuk pada malam hari
Indonesia
•
21 Mar 2026

Rusia targetkan pembangunan PLTN di Bulan dalam 5-7 tahun
Indonesia
•
20 Mar 2026

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026
