
Iran kena sanksi lagi dari PBB

Foto yang diabadikan pada 10 September 2025 ini menunjukkan suasana pertemuan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) di Wina, Austria. (Xinhua/Misi Tetap China untuk PBB dan Organisasi Internasional lainnya di Wina)
Mekanisme snapback memungkinkan pemberlakuan kembali sanksi PBB dalam waktu 30 hari jika Iran dianggap melanggar kesepakatan nuklir 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA).
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Ahad (28/9) mengonfirmasi bahwa sanksi-sanksi terhadap Iran telah diberlakukan kembali."Sesuai dengan proses yang ditetapkan dalam paragraf 11 dan 12 resolusi Dewan Keamanan 2231 (2015), yang berlaku pada 27 September pukul 20.00 EDT (28 September pukul 07.00 WIB), semua ketentuan dalam resolusi 1696 (2006), 1737 (2006), 1747 (2007), 1803 (2008), 1835 (2008), dan 1929 (2010) telah diberlakukan kembali dengan cara yang sama seperti yang berlaku sebelum adopsi resolusi 2231 (2015) pada 20 Juli 2015," demikian tertulis dalam catatan untuk para koresponden dari Kantor Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB.Dalam catatan tersebut dikatakan bahwa dengan demikian, daftar sanksi yang dikelola oleh Komite Dewan Keamanan yang dibentuk berdasarkan resolusi 1737 telah ditetapkan kembali dan mencakup 43 individu serta 78 entitas yang telah terdaftar sebelum diadopsinya resolusi 2231.Catatan tersebut mencantumkan individu dan entitas yang telah ditambahkan kembali ke dalam Daftar Sanksi Konsolidasi Dewan Keamanan PBB.Bulan lalu, Prancis, Inggris, dan Jerman secara resmi mengaktifkan mekanisme snapback, yang memungkinkan pemberlakuan kembali sanksi PBB dalam waktu 30 hari jika Iran dianggap melanggar kesepakatan nuklir 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA).Pada 19 September, Dewan Keamanan PBB gagal mengadopsi sebuah resolusi yang akan memperpanjang keringanan sanksi untuk Iran di bawah JCPOA. Satu resolusi berikutnya, yang berupaya memberikan perpanjangan enam bulan untuk JCPOA dan Resolusi 2231, juga gagal disahkan oleh Dewan Keamanan pada Jumat (26/9).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Rusia hentikan kontrak pasokan gas ke Belanda, Denmark dan Jerman
Indonesia
•
01 Jun 2022

Bangkok laporkan tingkat polusi udara yang tidak aman
Indonesia
•
16 Feb 2024

Haji1443 – Pendaftaran jamaah haji domestik Saudi dimulai 3 Juni
Indonesia
•
03 Jun 2022

Mahadata ungkap perbedaan topik dalam ‘Dua Sesi’ China dan Kongres AS
Indonesia
•
07 Mar 2023


Berita Terbaru

Sekitar 500.000 orang ikut demo di Prancis, 200.000 pengunjuk rasa padati Paris
Indonesia
•
01 Nov 2026

Esai – Di usia 16 tahun, saya memanggul senapan dan merindukan rumah
Indonesia
•
30 Oct 2026

Netanyahu terdesak, oposisi unggul dalam ‘exit poll’, tetapi mayoritas masih buntu
Indonesia
•
28 Oct 2026

Fokus Berita – Pemilu Israel di tengah operasi militer, warga Palestina khawatir kehidupan kian sulit
Indonesia
•
28 Oct 2026
