
Selama ribuan tahun Mauritania jadi ‘target’ penuntut ilmu Islam

Tiga anak laki-laki di Mauritania, Afrika Barat belajar Al-Quran dengan menggunakan papan kayu. (Ferdinand Reus on Flickr)
Pada akhir abad kedua puluh, diperkirakan ada hampir 30.000 manuskrip yang disimpan di hampir tiga ratus perpustakaan di Mauritania. Namun, banyak dari manuskrip kuno ini lapuk dan terancam punah. (Africanews/tangkapan layar)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Laporan PBB: Anak-Anak Lebanon berjuang lawan kelaparan, trauma, dan ketertinggalan pembelajaran
Indonesia
•
02 Mar 2025

Wali kota Cairns apresiasi peran masyarakat Indonesia di Australia
Indonesia
•
28 Jul 2019

Feature – Petualangan akademis seorang antropolog budaya asal Kuba di China
Indonesia
•
05 Jun 2024

Sedikitnya 6 orang tewas akibat kebakaran hutan dahsyat di Hawaii, AS
Indonesia
•
11 Aug 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
