
Feature – Pembuatan kerajinan ramah lingkungan tingkatkan penghidupan daerah berpenghasilan rendah di Zambia

Ernest Chilambwe (kiri) menunjukkan keranjang yang terbuat dari bahan plastik bekas kepada seorang pelanggan di Kapiri Mposhi, Zambia, pada 16 Januari 2024. (Xinhua/Lillian Banda)
Kerajinan tangan ramah lingkungan yang terbuat dari bahan plastik bekas telah menghasilkan pendapatan untuk menghidupi warga Zambia yang menghadapi tantangan ekonomi.
Lusaka, Zambia (Xinhua) – Ernest Chilambwe (36) dan Shadreck Lukwesa (32) mencari nafkah dengan mengolah bahan limbah menjadi ornamen dan produk fungsional.Chilambwe dari Kapiri Mposhi dan Lukwesa dari Kabwe di Zambia tengah termasuk di antara orang-orang yang mencari nafkah dengan cara yang ramah lingkungan di komunitas berpenghasilan rendah di negara tersebut.Keduanya tinggal di daerah pinggiran.Chilambwe membuat keranjang dengan potongan-potongan yang terbuat dari bahan plastik bekas, menghasilkan pendapatan untuk menghidupi dirinya dan keluarganya. "Saya melihat ada peluang untuk membuat sesuatu yang berguna dari potongan-potongan plastik yang digunakan untuk mengikat bal-bal pakaian dan tempat tidur yang dibuang oleh para pedagang," ujarnya.Dalam sebulan Chilambwe dapat membuat sekitar 60 keranjang dengan berbagai ukuran, menghasilkan sekitar 3.800 kwacha Zambia. "Saya menggunakan uang tersebut untuk membeli makanan dan membayar tempat tinggal bagi istri dan empat anak saya," katanya. "Saya juga menghidupi keluarga besar saya dengan menggunakan uang dari hasil pembuatan keranjang, yang merupakan penghasilan utama saya."
Shadreck Lukwesa (kiri) menunjukkan sebuah ornamen yang terbuat dari bahan kertas bekas kepada seorang pelanggan di Kabwe, Zambia, pada 11 Agustus 2023. (Xinhua/Lillian Banda)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Polandia larang ponsel pintar di sekolah dasar untuk cegah kecanduan digital
Indonesia
•
06 Jun 2026

Pakar peringatkan kebakaran hutan di Spanyol tunjukkan peningkatan risiko iklim di Eropa
Indonesia
•
23 Aug 2025

Ilmuwan peringatkan kaitan ‘long COVID’ dengan bunuh diri
Indonesia
•
09 Sep 2022

Sabuk 'Rumble in the Jungle' Muhammad Ali dijual seharga 91,6 miliar rupiah
Indonesia
•
25 Jul 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
