
Masjid terbesar di Australia minta pengamanan tambahan usai terima surat ancaman ketiga

Masjid Geelong di Negara Bagian Victoria, Australia. (Ziyao Xiong di Unsplash)
Asosiasi Muslim Lebanon (Lebanese Muslim Association/LMA) mengatakan bahwa Masjid Lakemba di Sydney barat daya telah menerima surat yang berisi seruan untuk membunuh umat Muslim.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Pengelola masjid terbesar di Australia pada Kamis (19/2) menyampaikan pihaknya memerlukan pengamanan tambahan usai menerima tiga surat ancaman dalam sebulan.
Asosiasi Muslim Lebanon (Lebanese Muslim Association/LMA) mengatakan bahwa Masjid Lakemba di Sydney barat daya pada Rabu (18/2) menerima surat yang berisi seruan untuk membunuh umat Muslim.
Surat itu, yang dikirim beberapa jam menjelang Ramadan, merupakan surat ancaman ketiga yang dikirim ke masjid tersebut sejak 22 Januari.
Gamel Kheir, sekretaris LMA, menuturkan kepada Australian Broadcasting Corporation (ABC) pada Kamis bahwa ancaman itu telah menyebabkan keresahan yang semakin meningkat di komunitas tersebut.
Dia mengatakan LMA telah secara resmi mengirim surat kepada pemerintah untuk meminta pendanaan tambahan bagi penempatan lebih banyak petugas keamanan dan kamera CCTV di sekitar masjid tersebut.
Hingga 5.000 orang diperkirakan akan mengikuti ibadah di Masjid Lakemba setiap malamnya selama Ramadan.
Mal Lanyon, komisaris kepolisian di Negara Bagian New South Wales, menyampaikan dalam sebuah konferensi pers pada Kamis bahwa pihak kepolisian telah mengamankan surat ancaman terbaru tersebut dan memulai penyelidikan.
"Kami memberikan dukungan signifikan kepada komunitas Muslim selama Ramadan," tuturnya.
Pada Januari lalu, seorang pria berusia 70 tahun ditahan dan didakwa terkait surat ancaman pertama yang dikirim ke masjid itu. Sebelumnya pada bulan ini, surat ancaman kedua dikirim ke masjid itu, yang menggambarkan bangunan tersebut sedang terbakar.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Exit Poll: Partai Konservatif CDU/CSU unggul dalam Pemilu Federal Jerman
Indonesia
•
25 Feb 2025

AS kerahkan kapal induk kedua menuju Timur Tengah
Indonesia
•
14 Feb 2026

Situs jejaring kementerian Rusia diretas
Indonesia
•
06 Jun 2022

China sebut AS tak berhak ceramahi soal krisis Ukraina
Indonesia
•
21 Feb 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Hamas setujui draf gencatan senjata, tegaskan bukan kesepakatan pelucutan senjata
Indonesia
•
01 Aug 2026

Tragedi Ceuta Spanyol: 57 migran tewas, puluhan ribu lainnya berbalik ke Maroko
Indonesia
•
01 Aug 2026

Komite transisi Palestina siap ambil alih Gaza di tengah kesepakatan soal senjata Hamas
Indonesia
•
01 Aug 2026

60.000 migran serbu Ceuta, Portugal pilih perketat perbatasan tanpa menangguhkan Schengen
Indonesia
•
01 Aug 2026
