Masjid di Sydney terima surat ancaman pembunuhan

Petugas polisi terlihat di dekat lokasi penembakan di Pantai Bondi di Sydney, Australia, pada 14 Desember 2025. (Xinhua/Ma Ping)

Masjid di Sydney terima surat ancaman pembunuhan yang menyerukan pembunuhan dan kekerasan publik pada Hari Australia, yang akan dirayakan pada 26 Januari.

 

Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Kepolisian di Negara Bagian New South Wales (NSW), Australia, memulai penyelidikan setelah surat berisi ancaman kekerasan dikirim ke sebuah masjid di Sydney.

Surat tersebut, yang dikirim ke Masjid Lakemba di pinggiran barat daya Sydney pada Kamis (22/1), memuat ancaman pembunuhan terhadap komunitas Timur Tengah, masyarakat pribumi Australia, serta tokoh-tokoh politik.

Organisasi Islamophobia Register Australia dalam pernyataannya menyebutkan bahwa surat tersebut secara langsung menyerukan pembunuhan dan kekerasan publik pada Hari Australia, yang akan dirayakan pada 26 Januari.

Asisten Komisaris Kepolisian NSW Brett McFadden mengatakan dalam konferensi pers pada Jumat (23/1) bahwa penyelidikan atas surat tersebut telah dibuka.

"Isinya benar-benar mengerikan," ujarnya. "Kami bekerja dengan cermat dan cepat untuk mencari tahu siapa yang menulis dokumen ini dan siapa yang menyebarkannya."

McFadden menambahkan bahwa sekitar 1.500 petugas kepolisian akan dikerahkan di seluruh Sydney pada Senin (26/1) mendatang.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait