IAEA: Fasilitas nuklir Iran tidak "terdampak" serangan Israel

Foto yang diabadikan pada 26 Oktober 2024 ini menunjukkan pemandangan jalan di Teheran, Iran. Markas besar pertahanan udara Iran berhasil menangkis serangan Israel, yang mengakibatkan "kerusakan terbatas," demikian dilansir kantor berita semiresmi Iran, Tasnim. (Xinhua/Shadati)
Markas pertahanan udara Iran berhasil menangkis serangan Israel, yang mengakibatkan “kerusakan terbatas”, sementara fasilitas nuklir Iran "tidak terdampak" dalam serangan Israel tersebut.
Wina, Austria (Xinhua/Indonesia Window) – Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) pada Sabtu (26/10) mengatakan bahwa fasilitas nuklir Iran "tidak terdampak" dalam serangan Israel yang terjadi sebelumnya pada hari itu."Para inspektur IAEA dalam keadaan aman dan melanjutkan pekerjaan penting mereka" di Iran, ungkap Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi dalam sebuah pernyataan.Grossi menyerukan "kehati-hatian dan pengendalian diri" terhadap tindakan lebih lanjut yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan material nuklir dan material radioaktif lainnya.
Foto yang diabadikan pada 26 Oktober 2024 ini menunjukkan salah satu sudut kota Teheran, Iran. (Xinhua/Yao Bing)
Proyektil-proyektil yang diyakini sebagai rudal Iran terlihat di langit Damaskus, Suriah, pada 1 Oktober 2024. Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan pada 1 Oktober 2024 bahwa Iran telah menembakkan sekitar 100 rudal ke arah Yerusalem dan Israel pada malam hari. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Elon Musk pecat eksekutif Twitter untuk hindari pembayaran dan rencana PHK
Indonesia
•
30 Oct 2022

Penduduk Saudi berusia 70 tahun dapat menunaikan umroh
Indonesia
•
18 Mar 2021

Netanyahu setujui rencana operasi militer di Rafah, tolak tuntutan Hamas
Indonesia
•
16 Mar 2024

Badan pemilu Kamboja sebut partai berkuasa menang telak dalam pemilihan Senat
Indonesia
•
01 Mar 2024
Berita Terbaru

Pakistan lancarkan serangan udara terhadap berbagai fasilitas Taliban di Afghanistan
Indonesia
•
01 Mar 2026

Hillary Clinton bersaksi dirinya "tidak tahu" soal kejahatan Epstein
Indonesia
•
01 Mar 2026

Pertemuan darurat OKI tolak perluasan permukiman Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026

Alasan risiko keamanan, AS izinkan staf nonesensial kedubes tinggalkan Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026
