
Kegiatan belajar di sekolah-sekolah di China kembali dimulai saat musim semi

Wakil Perdana Menteri China Sun Chunlan melakukan rangkaian inspeksi ke Sekolah Menengah No.19 Beijing, Universitas Peking, Universitas Tsinghua, dan Universitas Beihang untuk melihat persiapan sekolah dan kampus dalam menyambut semester baru usai liburan musim dingin di Beijing, ibu kota China, pada 6 Februari 2023. (Xinhua/Zhang Ling)
Manajemen COVID-19 China yang diturunkan dari Kelas A ke Kelas B pada 8 Januari lalu mendukung kembalinya kegiatan belajar penuh di sekolah-sekolah di negara tersebut pada Senin (13/2), dengan lebih dari satu juta siswa sekolah dasar dan menengah di Beijing kembali bertatap muka di sekolah.
Beijing, China (Xinhua) – Sekitar 300 juta guru dan siswa kembali melanjutkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah-sekolah di seluruh China, setelah semester musim semi dimulai secara bergiliran di setiap daerah setingkat provinsi.Semester ajaran baru ini adalah semester pertama setelah China menurunkan tingkat manajemen COVID-19 dari Kelas A ke Kelas B pada 8 Januari lalu. Wakil Perdana Menteri China Sun Chunlan pada 6 Februari mendesak upaya untuk mengoptimalkan manajemen sekolah sesuai dengan respons COVID-19 yang telah disesuaikan di negara tersebut dan melanjutkan kegiatan sekolah seperti biasa sepenuhnya.Pada Senin (13/2), lebih dari satu juta siswa sekolah dasar dan menengah di Beijing kembali ke sekolah.Wakil Kepala Sekolah Menengah No.13 Beijing Qin Sheng mengumumkan bahwa tahap pembukaan sekolah itu akan digunakan untuk menggelar upacara kedewasaan bagi para siswa tingkat akhir di sekolah menengah tersebut."Upacara ini awalnya direncanakan akan digelar pada semester musim gugur yang lalu, tetapi tertunda akibat wabah. Kami mengundang orang tua siswa untuk turut merayakan upacara tersebut," kata Qin.Karena masalah keamanan dalam upaya China untuk melawan epidemi, selama tiga tahun terakhir ini kegiatan belajar siswa dibatasi untuk dilakukan di rumah dan mereka menerima pelajaran sekolah melalui studi terpandu secara daring.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

WHO peringatkan resistans antimikroba dapat hapus kemajuan medis selama puluhan tahun
Indonesia
•
19 Nov 2025

Beijing optimalkan kebijakan respons COVID di sekolah
Indonesia
•
07 Jan 2023

Feature – Ramadhan di Gaza diselimuti kesedihan di tengah perjuangan bertahan hidup
Indonesia
•
26 Mar 2024

Beberapa situs warisan kuno Turkiye rusak akibat gempa bumi dahsyat
Indonesia
•
11 Feb 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
