LSPR beri beasiswa bagi atlet Indonesia

LSPR beri beasiswa bagi atlet Indonesia
Pendiri dan Pemimpin Eksekutif (CEO) LSPR Communication & Business Institute Prita Kemal Gani memberikan sambutan pada acara penandatanganan nota kesepahaman antara LSPR dan KONI Pusat di Auditorium & Performance Hall Prof. Dr. Djajusman LSPR Jakarta, Senin (27/1/2020). (LSPR)

Jakarta (Indonesia Window) – Peduli akan kualitas pendidikan dan keterampilan berkomunikasi bagi para atlet Indonesia, LSPR Communication & Business Institute memberi beasiswa dan  pelatihan di bidang komunikasi, demikian pernyataan dari London School of Public Relations (LSPR) Jakarta yang diterima Selasa.

Program beasiswa diberikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan potensi akademis atlet Indonesia. Tentu hal ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kesuksesan prestasi olahraga atlet Indonesia di kancah Internasional, kata Pendiri dan Pemimpin Eksekutif (CEO) LSPR Communication & Business Institute Prita Kemal Gani di Jakarta Senin (27/1).

“Selain itu, pelatihan yang diberikan juga memberi manfaat kepada para pendukung atlet atau official team dalam melaksanakan tugasnya. Para atlet ini juga diharapkan dapat melanjutkan karirnya yang didukung oleh latar belakang pendidikan mereka setelah melewati masa keemasannya,” imbuh Prita.

Beasiswa dan pelatihan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras atlet dan official team yang membawa nama harum Indonesia, Prita menambahkan.

“Semua penerima beasiswa akan diseleksi langsung oleh KONI Pusat, termasuk detil persyaratan, hak dan kewajiban selama mengikuti pendidikan dan setelah selesai masa pendidikannya. Beasiswa yang diberikan merupakan Program Jarak Jauh S1 bidang Komunikasi dan juga pelatihan Komunikasi dan Bahasa Inggris,” pungkasnya.

Program beasiswa ini tertuang dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Pendiri & CEO LSPR Communication & Business Institute Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, dan Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman di Auditorium & Performance Hall Prof. Dr. Djajusman LSPR Jakarta, Senin 27 Januari 2020.

Acara penandatanganan nota kesepahaman tersebut juga dihadiri oleh Kepala Subdirektorat Penalaran dan Kreatifitas Belmawa Kemenristekdikti, Dr. Misbah Fikrianto.

Sementara itu, Marciano menyatakan bahwa KONI Pusat sangat mengapresiasi LSPR dalam mendukung atlet Indonesia melalui program beasiswa dan pelatihan keterampilan komunikasi.

“Semoga melalui beasiswa S1 ini, dapat meningkatkan mutu pendidikan atlet Indonesia, meningkatkan kinerja dan semangat atlet. Terlebih melalui pelatihan komunikasi yang diberikan kepada atlet dan official team, sangat membantu interaksi dalam berkomunikasi dengan atlet Internasional,” katanya seraya menambakan, KONI Pusat akan menyeleksi penerima beasiswa secara langsung dan memonitor proses perkuliahan dan nilai akademik atlet.

Tidak hanya itu, Marciano juga menyampaikan bahwa sesuai dengan lirik dari Mars Patriot ‘biar mata dunia memandang Indonesia, karena kita dahsyat dan perkasa’ yang merupakan impian KONI Pusat agar  dapat mengantar para atlet ini untuk mencapai prestasinya semaksimal mungkin.

“LSPR ini memiliki magnet yang sangat kuat sehingga banyak anak muda yang ingin bersekolah disini. Selain itu, LSPR juga merupakan perguruan tinggi yang memberikan sumbangsih besar kepada anak-anak Indonesia, sehingga dengan ilmu dan bekal komunikasi yang baik mereka mendapatkan percaya diri yang tinggi,” tutur Marciano.

Beasiswa

LSPR mendukung penuh peningkatan pendidikan atlet Indonesia, melalui pemberian beasiswa Strata Satu (S1) dan Pendidikan Jarak Jauh (online learning). Beasiswa ini diberikan kepada 75 atlet Indonesia berprestasi di kancah Internasional dengan periode kerjasama selama 5 tahun

Selain dukungan berupa beasiswa pendidikan, LSPR juga memberikan pelatihan komunikasi kepada atlet dan officials yang antara lain meliputi pelatih dan tenaga kesehatan. Materi dalam kegiatan ini bertujuan memenuhi kebutuhan keberlangsungan kegiatan para atlet dan officials.

Materi yang diberikan antara lain Public Speaking, English Conversation, Business Etiquette, dan Communication Persuasive.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk dua angkatan, masing-masing terdiri atas 30 peserta dalam setiap angkatannya.

Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR dan Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, juga didapuk sebagai pembicara talkshow yang dirangkai pada akhir acara penandatangan nota kesepahaman antara LSPR dan KONI Pusat ini.

Salah satu Alumni LSPR, Rossi Amir yang juga atlet Ski Air Indonesia, turut serta dalam acara tersebut sebagai pembicara.

“Keuntungan berkuliah di LSPR itu karena waktu belajar yang tetap sehingga bagi saya yang seorang atlet, sangat mendapatkan benefitnya untuk mengimbangi pendidikan dan karir saya,” Rosi menjelaskan saat sesi talkshow.

Pembahasan berkembang dari beberapa topik mengenai peran pendidikan komunikasi atlet muda dalam kancah internasional. Para pembicara membahas keunggulan dan manfaat para atlet Indonesia dalam mengenyam pendidikan S1 khususnya dalam program studi komunikasi. Elevating The Full Potential of Indonesian Athletes Through Education adalah poin bahasan talkshow yang menutup seluruh rangkaian acara.

Kepala Subdirektorat Penalaran dan Kreatifitas Belmawa Kemenristekdikti, Dr. Misbah Fikrianto juga turut menyampaikan bahwa lulusan dengan latar belakang pendidikan perguruan tinggi sedang sangat diperhatikan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, karena anak-anak bangsa Indonesia ini diharapkan memiliki banyak prestasi lompatan lainnya, dan tidak melulu hanya pendidikan akademik saja maupun olahraga saja.

Selain itu juga terdapat 6C yang kini perlu diperhatikan, yaitu; Critical Thinking, Creative Thinking, Communication, Collaboration, Character dan Citizenship, tambahnya pada kesempatan tersebut yang juga dihadiri oleh beberapa atlet berprestasi Indonesia, antara lain; Sharon Limansantoso, Aldisa Dameitha, Rossi Amir, Edgar Xavier Marvelo, Sherina Christi Utami, dan Thalia E.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here