
Lokomotif bertenaga baterai buatan China diluncurkan di Thailand

Sebuah lokomotif bertenaga baterai yang diproduksi oleh China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) Dalian Co., Ltd. tiba di Bang Sue Grand Station di Bangkok, Thailand, pada 11 Januari 2023. (Xinhua/Rachen Sageamsak)
Lokomotif bertenaga baterai buatan China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) Dalian Co., Ltd., yang diluncurkan di Bangkok, dapat menarik kereta barang berbobot 2.500 ton dengan kecepatan 70 kilometer per jam atau kereta penumpang berbobot 1.000 ton dengan kecepatan 100 kilometer per jam.
Bangkok, Thailand (Xinhua) – Lokomotif bertenaga baterai pertama yang diproduksi oleh China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) Dalian Co., Ltd. diluncurkan pada Rabu (11/1) di Bangkok, Thailand, guna membantu upaya negara itu dalam meningkatkan layanan kereta sekaligus mengurangi emisi karbon.Pengujian lokomotif tersebut sukses dilakukan oleh State Railway of Thailand (SRT) di Bang Sue Grand Station di Bangkok.Berbicara dalam upacara pengujian itu, Menteri Transportasi Thailand Saksayam Chidchob mengatakan bahwa Thailand sedang mendorong penggunaan energi terbarukan yang ramah lingkungan untuk menggantikan penggunaan bahan bakar dalam sistem transportasi negaranya, sebagai bagian dari upaya untuk mencapai komitmen Thailand dalam mengurangi emisi gas rumah kaca tahunan sebesar 20 hingga 25 persen pada 2030.Saksayam juga memuji kerja sama antara Thailand dan China di bidang perkeretaapian."Thailand dan China telah bekerja sama dalam berbagai aspek pembangunan perkeretaapian," ujarnya. "Thailand berharap dapat mengembangkan kerja sama teknologi perkeretaapian dengan negara-negara di seluruh dunia termasuk China, dan keberhasilan uji coba ini menandai kemajuan signifikan dalam proyek lokomotif bertenaga baterai," katanya lebih lanjut.
Sebuah lokomotif bertenaga baterai yang diproduksi oleh China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) Dalian Co., Ltd. berhenti di Bang Sue Grand Station di Bangkok, Thailand, pada 11 Januari 2023. (Xinhua/Rachen Sageamsak)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China percepat pengembangan dua model roket ‘reusable’ besar
Indonesia
•
14 Mar 2024

Mayoritas warga Singapura gunakan ‘chatbot’ AI untuk tugas, bukan pertemanan
Indonesia
•
22 Jan 2026

Kapal harta karun abad ke-18 ditemukan di dasar laut Norwegia, porselen China biru-putih masih utuh
Indonesia
•
03 Jun 2026

Tim ilmuwan petakan spektrum energi proton di ruang angkasa Mars
Indonesia
•
08 Dec 2024


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
