
Komite Investigasi Rusia: Tersangka pembunuhan Letnan Jenderal Igor Kirillov ditahan

Foto yang diabadikan pada 17 Desember 2024 ini menunjukkan lokasi insiden ledakan di Moskow, Rusia. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)
Letnan Jenderal Igor Kirillov, kepala pasukan pertahanan radiologi, kimia, dan biologi Angkatan Bersenjata Rusia, dan asistennya, tewas ketika alat peledak, yang disembunyikan di skuter listrik yang diparkir di dekat pintu masuk gedung tempat Kirillov tinggal, meledak.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas Rusia telah menahan seorang warga negara Uzbekistan terkait tewasnya seorang pejabat militer senior dan asistennya, demikian disampaikan Komite Investigasi Rusia pada Rabu (18/12).Tersangka berusia 29 tahun, yang dituduh melakukan serangan teroris yang mengakibatkan tewasnya Letnan Jenderal Igor Kirillov, kepala pasukan pertahanan radiologi, kimia, dan biologi Angkatan Bersenjata Rusia, dan asistennya, telah ditahan.Menurut komite tersebut, tersangka direkrut oleh badan intelijen Ukraina dan diberi alat peledak rakitan setibanya di Moskow. Dia diduga meletakkan alat tersebut di skuter listrik yang diparkir di dekat pintu masuk gedung tempat Kirillov tinggal.Tersangka disebut menyewa sebuah mobil untuk memantau kediaman sang jenderal, memasang kamera yang mengirimkan tayangan langsung ke organisator serangan di Dnipro, Ukraina. Begitu kedua pejabat tersebut meninggalkan gedung, tersangka meledakkan alat peledak dari jarak jauh.Sebagai imbalan atas dilakukannya serangan tersebut, tahanan itu dijanjikan hadiah sebesar 100.000 dolar AS dan relokasi ke sebuah negara di Eropa, kata komite tersebut.Kirillov dan asistennya tewas pada Selasa (17/12) ketika alat peledak, yang disembunyikan di skuter, meledak di luar gedung hunian.*1 dolar AS = 16.050 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Putin sebut penguatan persenjataan NATO bukanlah ancaman bagi Rusia
Indonesia
•
20 Jun 2025

COVID-19 – Tinjauan Uni Eropa untuk pendaftaran vaksin Sputnik V dimulai Februari
Indonesia
•
22 Jan 2021

Rusia: Keanggotaan baru DK PBB harus diberikan kepada negara berkembang
Indonesia
•
29 Nov 2023

Fokus Berita – Pertemuan Putin dan utusan AS berakhir tanpa rencana kompromi untuk Ukraina
Indonesia
•
04 Dec 2025


Berita Terbaru

Mesir dan Yaman tolak ‘militerisasi’ Laut Merah
Indonesia
•
25 May 2026

5 hingga 7 Pasien di Gaza berada di ambang kematian setiap hari akibat keterlambatan akses pengobatan di luar negeri
Indonesia
•
25 May 2026

Pria misterius semprot zat tak dikenal di Tokyo, sekitar 20 orang laporkan gejala penyakit
Indonesia
•
25 May 2026

Lebih dari 900 kasus suspek teridentifikasi dalam penanganan Ebola di RD Kongo
Indonesia
•
25 May 2026
