
Rusia sebut Ukraina coba serang Kremlin dengan ‘drone’, Kiev bantah terlibat

Bendera nasional Rusia terlihat berkibar di Kremlin di Moskow, Rusia, pada 6 Januari 2023. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)
Presiden Rusia Vladimir Putin tidak berada di Kremlin dan sedang bekerja di kediaman presiden Novo-Ogaryovo di pinggiran Kota Moskow, saat serangan drone menyasar kediamannya di ibu kota.
Moskow/Kiev, Rusia/Ukraina (Xinhua) – Ukraina berusaha membunuh Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa (2/5) malam waktu setempat dengan menggunakan dua drone untuk menyerang kediamannya di Kremlin, demikian disampaikan layanan pers kepresidenan Rusia pada Rabu (3/5).Dikatakan oleh Kremlin bahwa militer dan layanan khusus menggunakan perang radar untuk menghentikan wahana udara nirawak tersebut.Terlepas dari upaya penyerangan itu, tidak ada laporan korban atau kerusakan material dari jatuhnya drone dan dampak pecahannya, kata Kremlin."Kami menganggap aksi ini sebagai aksi teroris terencana dan upaya pembunuhan terhadap presiden Rusia, yang dilakukan menjelang parade Hari Kemenangan 9 Mei, yang rencananya akan dihadiri tamu-tamu asing," kata Kremlin.Saat serangan terjadi, Putin tidak berada di Kremlin dan sedang bekerja di kediaman presiden Novo-Ogaryovo di pinggiran Kota Moskow pada Rabu, menurut Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.Penasihat Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan kepada kantor berita Ukrinform yang dikelola pemerintah bahwa Ukraina tidak terlibat dalam dugaan serangan drone di Kremlin."Ukraina tidak menyerang Kremlin atau fasilitas lain di wilayah Federasi Rusia," kata Podolyak, menambahkan bahwa pasukan militer Ukraina hanya menargetkan fasilitas militer di wilayah Ukraina yang diduduki sementara.Podolyak menjelaskan bahwa serangan terhadap sejumlah fasilitas di Rusia, termasuk Kremlin, tidak bermanfaat bagi tujuan militer apa pun atau mendukung persiapan Ukraina dalam menjalankan operasi serangan balasan mana pun.Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin pada Rabu mengumumkan larangan peluncuran drone di ibu kota Rusia. Kremlin mengatakan Rusia berhak untuk memberikan respons yang sesuai terhadap aksi tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

25 orang tewas dan 160 lainnya luka-luka dalam serangan Israel di Lebanon Selatan
Indonesia
•
29 Jan 2025

Trump nilai pengerahan pasukan darat di Iran tidak diperlukan
Indonesia
•
03 Mar 2026

PBB tunjuk diplomat Belanda Sigrid Kaag sebagai koordinator kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza
Indonesia
•
09 Jan 2024

PM Israel sebut perusahaan AS akan distribusikan makanan di Gaza dalam beberapa hari ke depan
Indonesia
•
23 May 2025


Berita Terbaru

Iran sebut kapal perang Eropa yang lintasi Selat Hormuz dianggap sebagai sasaran yang sah
Indonesia
•
29 Jul 2026

Israel perluas operasi militer di Tepi Barat, tambah permukiman ilegal Yahudi
Indonesia
•
29 Jul 2026

Ratusan ribu warga Afrika jadi korban perdagangan manusia, sindikat raup puluhan triliun rupiah per tahun
Indonesia
•
29 Jul 2026

Sedikitnya 15 anggota pasukan paramiliter Irak tewas akibat serangan AS-Arab Saudi
Indonesia
•
29 Jul 2026
