
Leapmotor mulai produksi mobil listrik di Indonesia, target 34.000 unit per tahun

Leapmotor memulai produksi lokal dua mobil listriknya di Indonesia di fasilitas perakitan yang berlokasi di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. (Sumber foto: Indomobil Group)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Pabrikan otomotif asal China, Leapmotor, memulai perakitan lokal dua mobil listriknya (electric vehicle/EV), yakni B10 dan C10, di Indonesia tak lama usai debutnya di pasar domestik dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
"Dimulainya perakitan lokal ini menjadi langkah penting bagi Leapmotor untuk semakin mendekatkan produk kami kepada konsumen Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis, dan memperkuat kehadiran merek Leapmotor di kawasan ASEAN," ujar Managing Director Stellantis ASEAN Isaac Yeo dalam keterangan resminya pada Jumat (7/8).
Leapmotor hadir di pasar domestik melalui kemitraan dengan Indomobil Group. Perakitan lokal dua seri EV tersebut dilakukan di fasilitas milik Indomobil, PT National Assemblers Plant 3, seluas 158.000 meter persegi yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.
Pada tahap awal, fasilitas ini mampu memproduksi 10.000 unit mobil per tahun, dan selanjutnya akan ditingkatkan hingga mencapai 34.000 unit per tahun.
Isaac mengatakan fasilitas ini mengadopsi standar manufaktur global Leapmotor dan Stellantis guna memastikan setiap kendaraan yang diproduksi memenuhi standar kualitas, keamanan, dan keandalan yang konsisten.
Selain lokalisasi produksi, Indomobil, sebagai agen pemegang merek dari Leapmotor di Indonesia, juga akan memperluas jaringan dealer, memperkuat layanan purnajual, serta memastikan ketersediaan suku cadang asli bagi pengguna kendaraan.
Dealer pertamanya di Indonesia telah diresmikan pada pertengahan bulan lalu yang berlokasi di Stellantis Brand House PIK, Jakarta Utara.
Leapmotor memulai debutnya di pasar domestik dengan meluncurkan dua SUV listrik, yakni B10 dan C10, di ajang GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli-9 Agustus. Dua mobil ini sudah bisa dipesan dengan harga promosi masing-masing 449 juta rupiah untuk B10 dan 598 juta rupiah untuk C10, khusus bagi 500 pemesan pertama.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sektor otomotif kena tarif Trump 25 persen mulai 2 April
Indonesia
•
27 Mar 2025

Studi EY sebut pabrikan mobil di seluruh dunia terus bukukan rekor laba
Indonesia
•
29 Nov 2022

Ekonomi Jerman diprediksi akan tetap lemah pada 2025
Indonesia
•
14 Dec 2024

Feature – Pembayaran seluler di China beri pengalaman lebih baik bagi warga negara asing
Indonesia
•
09 Jul 2024


Berita Terbaru

Biaya usaha naik, perusahaan Singapura justru lirik Indonesia untuk perluas bisnis
Indonesia
•
07 Aug 2026

Fokus Berita – Dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung hingga AI, ini alasan citra China menguat di dunia
Indonesia
•
07 Aug 2026

Ekspor salak Indonesia ke China naik 208 persen, durian melesat 600 persen
Indonesia
•
07 Aug 2026

Fokus Berita – Mengapa produsen EV China kini lebih sibuk membangun pabrik daripada menjual mobil?
Indonesia
•
06 Aug 2026
