GoTo dan Tencent jalin kerja sama di bidang infrastruktur ‘cloud’

Logo Tencent, raksasa teknologi China, terlihat di Gedung Binhai di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua)
Layanan cloud Tencent diklaim memiliki kinerja tinggi, pemeliharaan yang mudah, dan fleksibel, sehingga akan memberikan manfaat bagi penawaran layanan utama GoTo.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – GoTo (Gojek Tokopedia) belum lama ini mengumumkan kerja sama baru dengan raksasa teknologi asal China, Tencent, untuk menyediakan infrastruktur platform awan (cloud) dan layanan digital yang komprehensif untuk bisnis GoTo."Tujuan GoTo adalah menawarkan pengalaman terbaik dan terintegrasi bagi pengguna di seluruh platform kami, dan Tencent Cloud memberikan fondasi teknis kuat untuk mencapai hal ini," kata Direktur Utama GoTo Patrick Walujo dalam keterangan resminya akhir pekan lalu.Sementara itu, Wakil Presiden Senior (Senior Vice President) Tencent Cloud International Poshu Yeung mengatakan kemitraan ini sebagai upaya mendukung transformasi digital di Indonesia. Layanan cloud Tencent diklaim memiliki kinerja tinggi, pemeliharaan yang mudah, dan fleksibel, sehingga akan memberikan manfaat bagi penawaran layanan utama GoTo.Kerja sama ini akan berlangsung selama lima tahun. GoTo akan memanfaatkan teknologi dan layanan Platform as a Service (PaaS) dari Tencent Cloud untuk mendukung ekosistem perseroan secara menyeluruh.Selain itu, tim engineering GoTo juga akan bekerja sama dengan para ahli layanan dan infrastruktur internal Tencent Cloud untuk mengembangkan teknologi tersebut lebih lanjut.GoTo merupakan ekosistem digital terbesar di Indonesia yang menaungi layanan pemesanan ojek daring, Gojek, dan layanan e-commerce, Tokopedia. Sementara itu, Tencent merupakan raksasa teknologi dunia asal China yang saat ini telah memiliki layanan pusat data di Jakarta.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Pakar: China tetap jadi mesin pertumbuhan global dan krusial bagi stabilitas Asia-Pasifik
Indonesia
•
10 Nov 2023

AQUA Elektronik luncurkan beragam produk elektronik baru untuk 2024
Indonesia
•
13 Jan 2024

Tak terima tarif otomotif AS, Kanada pertimbangkan tindakan balasan
Indonesia
•
27 Mar 2025

Merger Alaska Airlines dan Hawaiian Airlines lolos tinjauan regulasi antimonopoli
Indonesia
•
21 Aug 2024
Berita Terbaru

Kunjungan turis China ke Indonesia capai 1,34 juta, naik 12 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

Nilai perdagangan Indonesia-China naik 13 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

OPEC+ tahan lagi produksi minyak dunia hingga Maret 2026, pasar global masih ditinjau
Indonesia
•
02 Feb 2026

Feature – NEV, produk elektronik, hingga aksesori kecil, produk Guangdong tarik perhatian di Indonesia
Indonesia
•
01 Feb 2026
