Lawan larangan impor AS, China bertekad dukung produk Xinjiang

Daerah Otonom Uighur Xinjiang di China. (Xinhua/tangkapan layar)
Undang-Undang Pencegahan Kerja Paksa Uighur yang mulai berlaku di AS pada akhir Juni 2022 menganggap bahwa semua barang dari Xinjiang telah terkontaminasi oleh ‘kerja paksa’ kecuali jika para importir dapat membuktikan sebaliknya.
Beijing, China (Xinhua) – Bertentangan dengan apa yang disebut ‘Undang-Undang Pencegahan Kerja Paksa Uighur’ Amerika Serikat (AS), yang melarang impor produk dari Daerah Otonom Uighur Xinjiang di China, orang-orang dari kalangan bisnis China mengatakan mereka memiliki kepercayaan diri untuk secara efektif mengatasi berbagai tantangan berikutnya.Undang-Undang yang mulai berlaku di AS pada akhir Juni tersebut, menganggap bahwa semua barang dari Xinjiang telah terkontaminasi oleh ‘kerja paksa’ kecuali jika para importir dapat membuktikan sebaliknya.China mengecam undang-undang itu sebagai sebuah praktik intimidasi, yang secara serius merusak prinsip-prinsip pasar, melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Order/WTO), mengguncang stabilitas industri global dan rantai pasokan, serta pasti merugikan kepentingan konsumen global.Liu Xin, wakil direktur departemen industri Dewan Tekstil dan Pakaian Nasional China (China National Textile and Apparel Council), baru-baru ini mengatakan bahwa Xinjiang, sebagai basis produksi kapas utama China, menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rantai pasokan tekstil global.
Xinjiang merupakan basis produksi kapas utama China, dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rantai pasokan tekstil global. (Xinhua/tangkapan layar)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Pemerintah maksimalkan hilirisasi nikel, tingkatkan nilai tambah
Indonesia
•
14 Oct 2020

Indeks inklusi keuangan Indonesia 81 persen pada 2020
Indonesia
•
02 Jul 2021

Provinsi Sichuan di China tingkatkan kerja sama menyeluruh dengan Indonesia
Indonesia
•
24 Apr 2025

Sektor penyimpanan gudang China pulih pada Desember 2022
Indonesia
•
08 Jan 2023
Berita Terbaru

Kunjungan turis China ke Indonesia capai 1,34 juta, naik 12 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

Nilai perdagangan Indonesia-China naik 13 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

OPEC+ tahan lagi produksi minyak dunia hingga Maret 2026, pasar global masih ditinjau
Indonesia
•
02 Feb 2026

Feature – NEV, produk elektronik, hingga aksesori kecil, produk Guangdong tarik perhatian di Indonesia
Indonesia
•
01 Feb 2026
