
Lagu tema Asian Paralympic Committee serukan persatuan dan perdamaian

Para pembawa bendera membawa bendera Komite Paralimpiade Asia (Asian Paralympic Committee) memasuki Hangzhou Olympic Sports Center Stadium pada upacara pembukaan Asian Para Games keempat di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 22 Oktober 2023. (Xinhua/Li He)
Lagu Asian Paralympic Committee (AsPC) yang diciptakan oleh pendiri organisasi kemanusiaan Yayasan Maria Monique Foundation, Natalia Tjahja, menyerukan persatuan dan perdamaian.
Jakarta (Indonesia Window) – Lagu tema (anthem) Asian Paralympic Committee (AsPC) yang diciptakan oleh pendiri organisasi kemanusiaan Yayasan Maria Monique Foundation, Natalia Tjahja, menyerukan persatuan dan perdamaian.“Inspirasi saya membuat AsPC anthem adalah ingin membuat legacy (warisan) untuk Asian Paralympic sesuai dgn kehendak Tuhan tanpa dibayar bahkan royalty-nya pun saya berikan kepada AsPC,” ujar Natalia dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.Lagu ciptaan Natalia yang diaransemen oleh penyanyi dan penulis lagu Dwiki Dharmawan tersebut dikumandangkan saat bendera Paralimpiade Asia dikibarkan pada pembukaan Olimpiade regional 2022 tersebut yang digelar di Hangzhou, China, pada 22 Oktober. Lagu itu juga akan mengiringi penurunan bendera pada upacara penutupan, 28 Oktober mendatang.“Sudah berulang kali mas Dwiki jadi musik arranger lagu-lagu saya, dan untuk AsPC anthem, dia langsung setuju dan mengaransir lagu tanpa bayaran,” tutur Natalia dalam pernyataannya.
Natalia Tjahja memegang foto K Drama Star Ji Chang Wook bersama Presiden Asian Paralympic Committee Majid Rashed yang sedang memegang buku Maria Monique. (Foto: Istimewa)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Otoritas Makanan Saudi batasi minum kopi sehari, cukup 15 cangkir
Indonesia
•
02 Oct 2022

Jerman vonis mantan penjaga kamp Nazi berusia 101 tahun 5 tahun penjara
Indonesia
•
29 Jun 2022

COVID-19 – Layanan kesehatan di lebih 50 negara terganggu selama pandemik
Indonesia
•
09 Sep 2020

Opini: Korupsi ‘bersemai’ saat menyontek dianggap ‘biasa’
Indonesia
•
04 Oct 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
