
Ladang gas serpih China catat akumulasi ‘output’ lebih dari 53 miliar meter kubik

Foto yang diabadikan pada 11 Desember 2021 ini menunjukkan salah satu seksi ladang gas serpih Fuling Sinopec Jianghan Oilfield di Fuling, Kota Chongqing, China barat daya. (Xinhua/Sinopec Jianghan Oilfield di Fuling)
Ladang gas serpih terbesar di China, Fuling, telah menghasilkan lebih dari 53 miliar meter kubik gas serpih selama satu dekade terakhir sejak ditemukan pada 2012.
Chongqing, China (Xinhua) – Hingga akhir November, Fuling, ladang gas serpih terbesar di China, telah menghasilkan lebih dari 53 miliar meter kubik gas serpih selama satu dekade terakhir sejak ditemukan pada 2012.Sebagian besar kandungan dalam gas serpih adalah metana. Gas tersebut dianggap sebagai sumber energi baru yang bersih. Selama 10 tahun terakhir, ladang gas tersebut telah menghasilkan cadangan terbukti sebanyak 897,5 miliar meter kubik, menyumbang 34 persen dari cadangan terbukti gas serpih di China. Fuling juga mencatat pertumbuhan output tahunan dari 142 juta meter kubik pada 2013 menjadi lebih dari 8,5 miliar meter kubik pada 2021.Sebagai ladang gas serpih skala besar pertama di China yang memasuki pengembangan komersial pada 2014, Fuling di Kota Chongqing, China barat daya, telah memasok energi hijau dan bersih ke lebih dari 70 kota di sepanjang Sabuk Ekonomi Sungai Yangtze selama bertahun-tahun."Eksplorasi ladang gas serpih Fuling sangat penting untuk mendorong peningkatan struktur energi China, memastikan ketahanan energi dan mengurangi tekanan pasokan gas alam di daerah tengah dan timur," kata Song Junbei, sekretaris Partai di perusahaan gas serpih Fuling, Sinopec Jianghan Oilfield.Untuk menandai 10 tahun sejak penemuannya, ladang gas serpih Fuling telah menetapkan target baru untuk memastikan cadangan terbukti dan output tahunan masing-masing mencapai 1 triliun dan 10 miliar meter kubik di masa mendatang, tambah Song.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak naik, prospek pasokan ketat saat Rusia tolak pembicaraan damai
Indonesia
•
13 Apr 2022

Minyak naik didukung permintaan kuat AS dan prospek ekonomi optimis
Indonesia
•
17 Dec 2021

Setahun beroperasi, Jalur Kereta China-Laos tangani 8,5 juta penumpang
Indonesia
•
03 Dec 2022

AS kehilangan 24 unit ‘drone’ MQ-9 Reaper dalam perang lawan Iran, rugi 12,3 triliun rupiah
Indonesia
•
10 Apr 2026


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
