Laba bersih Apple capai 706,5 triliun rupiah pada kuartal pertama 2026

CEO Apple Tim Cook menghadiri acara peluncuran produk di Cupertino, California, Amerika Serikat, pada 9 September 2025. (Xinhua/Wu Xiaoling)

iPhone mencatatkan kuartal terbaik sepanjang sejarah berkat permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan rekor penjualan tertinggi di setiap segmen geografis, dan layanan juga mencatatkan rekor pendapatan tertinggi.

 

San Francisco, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Apple pada Kamis (29/1) mengumumkan bahwa laba bersihnya untuk kuartal pertama fiskal 2026 meningkat menjadi 42,1 miliar dolar AS (sekitar 706,5 triliun rupiah) dari 36,3 miliar dolar AS setahun lalu.

*1 dolar AS = 17.286 rupiah

Dalam pengumuman hasil keuangan untuk kuartal yang berakhir pada 27 Desember 2025, perusahaan itu menyebutkan bahwa pendapatan kuartalannya mencapai 143,8 miliar dolar AS, naik 16 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara laba per saham yang terdilusi secara kuartalan berada di angka 2,84 dolar, naik dari 2,40 dolar.

Penjualan iPhone mencapai 85,27 miliar dolar AS, naik dari 69,14 miliar dolar AS setahun lalu.

Penjualan Mac turun menjadi 8,39 miliar dolar AS, sementara penjualan produk-produk yang dapat dikenakan (wearable), perangkat rumah tangga pintar (home), dan aksesori turun menjadi 11,49 miliar dolar AS.

Pendapatan layanan mencapai 30,01 miliar dolar AS, sementara penjualan iPad meningkat menjadi 8,60 miliar dolar AS.

"iPhone mencatatkan kuartal terbaik sepanjang sejarah berkat permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan rekor penjualan tertinggi di setiap segmen geografis, dan layanan juga mencatatkan rekor pendapatan tertinggi, naik 14 persen dari setahun lalu. Kami juga senang mengumumkan bahwa basis terpasang kami kini memiliki lebih dari 2,5 miliar perangkat aktif," kata Tim Cook, CEO Apple.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait