
Mengenal kuda Przewalski, spesies yang sempat punah di China dan kini didatangkan kembali

Kawanan kuda Przewalski terlihat di Cagar Alam Nasional Danau Barat Dunhuang di Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 24 September 2025. (Xinhua/Lang Bingbing)
Kuda Przewalski tercatat sebagai spesies terancam punah (endangered) dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah dari Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN) dan berada di bawah perlindungan nasional kelas satu di China.
Dunhuang, China (Xinhua/Indonesia Window) – Cagar Alam Nasional Danau Barat Dunhuang di Provinsi Gansu, China barat laut, meliputi area seluas sekitar 660.000 hektare dengan ekosistem yang beragam, termasuk lahan basah, padang rumput, hutan, dan Gurun Gobi, membuatnya ditetapkan sebagai zona eksperimental untuk pelepasliaran kuda Przewalski.Kuda Przewalski tercatat sebagai spesies terancam punah (endangered) dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah dari Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN) dan berada di bawah perlindungan nasional kelas satu di China.Sempat dinyatakan punah di China akibat perburuan yang berlebihan dan degradasi lingkungan, kuda Przewalski didatangkan kembali ke China dari Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat mulai pertengahan tahun 1980-an, dan dibiakkan di Daerah Otonom Uighur Xinjiang dan Provinsi Gansu di China barat laut.Kuda Przewalski kini telah beradaptasi dengan baik dengan lingkungan Cagar Alam Danau Barat. Saat ini, populasinya tercatat sebanyak 212 ekor.Kuda Przewalski pernah tersebar di seluruh Eropa dan Asia. Persaingan dengan manusia dan ternak, serta perubahan lingkungan, menyebabkan spesies kuda ini berpindah ke timur menuju Asia, dan akhirnya punah di alam liar. Saat ini, mereka hanya dapat ditemukan di lokasi reintroduksi di Mongolia, China, dan Kazakhstan.Kuda Przewalski adalah satu-satunya kuda liar yang tersisa di dunia. Kuda 'liar' yang melimpah di dataran barat Australia dan Amerika Utara serta pulau-pulau penghalang Pantai Timur sebenarnya adalah kuda domestik liar yang melarikan diri dari peternakan dan kembali ke alam liar.Kuda Przewalski terakhir kali ditemukan di stepa Mongolia di Gurun Gobi. Gurun Gobi berbeda dari Sahara, karena hanya sebagian kecilnya yang berupa gurun pasir. Gurun ini sangat kering, tetapi wilayah ini juga memiliki mata air, stepa, hutan, dan pegunungan tinggi, serta menjadi rumah bagi keanekaragaman hewan yang sangat besar. Stepa Mongolia mungkin merupakan hamparan padang rumput terluas yang sebagian besar tidak berubah di dunia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Modul laboratorium luar angkasa China gunakan panel surya raksasa yang fleksibel
Indonesia
•
16 Aug 2022

PLTB darat terbesar di China memulai produksi kapasitas penuh
Indonesia
•
11 Dec 2023

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

China punya jaringan serat optik dan pita lebar seluler terbesar di dunia
Indonesia
•
20 Aug 2022


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
