
Wawancara – Ekonom Mesir sebut krisis plafon utang AS ancam stabilitas dunia

Seorang wanita berjalan melewati Jam Utang Nasional (National Debt Clock) di New York, Amerika Serikat, pada 1 Juni 2023. (Xinhua/Li Rui)
Oleh Marwa Yahya
Krisis utang Amerika Serikat (AS) yang terus berulang secara berkala telah merusak citranya sebagai negara adidaya dunia, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah hegemoni dolar AS telah mengesampingkan stabilitas global.
Kairo, Mesir (Xinhua) – Krisis utang Amerika Serikat (AS) yang terus berulang secara berkala telah merusak citranya sebagai negara adidaya dunia, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah hegemoni dolar AS telah mengesampingkan stabilitas global, seperti diungkapkan seorang ekonom Mesir."Krisis plafon utang AS merupakan dampak dari kebuntuan politik antara Partai Demokrat dan Partai Republik dalam mencapai kesepakatan," ujar Adel Mahmoud, Ketua Forum Kairo untuk Riset Ekonomi.Pada Januari, pemerintah AS mencapai plafon utangnya sebesar 31,4 triliun dolar AS. Sejak saat itu, Departemen Keuangan AS telah memperingatkan tentang tanggal X, yaitu hari di mana pemerintah AS tidak mampu membayar utangnya lagi."Plafon utang memberikan beban besar bagi pemerintah AS baik di dalam maupun luar negeri karena mencerminkan kebuntuan politik dan ketidakmampuan negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu dalam membayar utang-utangnya," kata Mahmoud kepada Xinhua.Jika pemerintah AS terlambat membayar utang, pada akhirnya mereka tidak akan mampu membayar pengeluaran lain seperti jaminan sosial, perawatan kesehatan, dan gaji pegawai negeri, ujarnya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Kevin McCarthy berbicara kepada pers di gedung Capitol di Washington DC pada 31 Mei 2023. (Xinhua/Aaron Schwartz)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Wawancara – Ekonom Australia sebut RCEP redam tren negatif perdagangan multilateral
Indonesia
•
07 Jun 2023

Silicon Valley Bank kolaps, regulator AS tutup Signature Bank New York
Indonesia
•
14 Mar 2023

Minyak naik karena larangan minyak Rusia dan ‘lockdown’ Shanghai berakhir
Indonesia
•
01 Jun 2022

Nepal akan cabut larangan impor kendaraan dan produk minuman keras
Indonesia
•
07 Dec 2022


Berita Terbaru

Jaecoo kirim 16.000 unit EV untuk konsumen Indonesia
Indonesia
•
25 May 2026

Harga kontrak berjangka minyak mentah turun 5 persen seiring prospek kesepakatan AS-Iran
Indonesia
•
25 May 2026

Indeks Nikkei Jepang ditutup di atas 65.000 untuk kali pertama
Indonesia
•
25 May 2026

Pasar China akui Indonesia sebagai destinasi wisata terbaik
Indonesia
•
25 May 2026
